Delapan Pelajar Menangkan Lomba Penulisan Sejarah SO 1 Maret 1949

RABU, 22 MARET 2017

JAKARTA — Mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Latif Nur Baihaqi Dewantara, keluar sebagai juara 1 lomba penulisan sejarah SO 1 Maret 1949 tingkat nasional, bertema ‘Membuka Mata Dunia’. Disusul Nusruzzaman Prasasti, siswa Sekolah Menengah Atas Watonsopeng, Sulawesi Selatan, sebagai juara 2.

Upacara peringatan SO 1 Maret 1949 di Monumen SO 1 Maret 1949 Yogyakarta

Lomba penulisan sejarah SO 1 Maret 1949 tingkat mahasiswa dan pelajar SMA yang dibuka sejak akhir Februari 2017, menghasilkan delapan orang pemenang.  Selain juara 1 dan 2, juara tiga diraih oleh Zona Asha Tigara dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta, dan lima juara harapan yang masing-masing diraih oleh Gita Purwati dari Universitas Lampung, Sukri B dari Universitas Hasanudin Sulawesi Selatan, Anisa Kharisma dari Universitas Indonesia, Nur Anis Rochmawati dari UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Novitas Dwi Puspita dari Madrasah Aliyah Negeri 2 Tangerang.

Ketua Dewan Juri Lomba Penulisan Sejarah SO 1 Maret 1949, Lukman R. Boer, dalam keterangan persnya menyatakan, panitia menerima sebanyak 349 naskah yang berasal dari seluruh Indonesia, kecuali Papua. “Antusiasme peserta cukup bagus, walau mereka belum cukup mendalam mengetahui dan memahami fakta sejarah Serangan Oemoem 1 Maret 1949,” ujar Lukman, yang juga Ketua Yayasan Kajian Citra Bangsa.

Menurut Lukman, lomba penulisan sejarah SO 1 Maret 1949 sengaja digelar guna mendorong generasi muda memahami perjalanan sejarah bangsa, sehingga tumbuh rasa cinta Tanah Air. Lebih dari itu, juga agar semakin mengetahui peran strategis Pak Harto dalam sejarah Indonesia.

Menurut Lukman, SO 1 Maret 1949 merupakan titik strategis dalam sejarah Kemerdekaan RI. Keberhasilan SO 1 Maret 1949 yang dipimpin Pak Harto yang waktu itu masih berpangkat Letnan Kolonel, telah membuka mata dunia. Belanda yang telah menangkap para pemimpin Pemerintahan RI pada waktu itu, dan mengklaim telah berhasil menguasai Indonesia, akhirnya harus mengakui eksistensi dan kemerdekaan Negara RI melalui meja perundingan.

“Dalam rangka mengenang dan mewariskan nilai-nilai sejarah perjuangan dalam SO 1 Maret 1949 itulah, maka lomba penulisan sejarah tingkat nasional dengan tema SO 1 Maret 1949 Membuka Mata Dunia untuk pelajar dan mahasiswa itu diadakan. Adapun penyerahan hadiah kepada para pemenang nanti dilakukan bersamaan dengan Seminar Pangan yang akan digelar pada Kamis, 23 Maret 2017, di Universitas Trilogi, Kalibata, Jakarta Timur,” pungkasnya.

Jurnalis: Tim Cendana News/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Cendana News

Lihat juga...