KAMIS, 2 MARET 2017
JAYAPURA — Seratus pasang calon suami istri ikuti Ijab Qobul dalam nikah massal secara gratis yang digelar Pemerintah Kota Jayapura dan berlangsung di aula Gedung Sian Soor (GSG) kantor Wali Kota, Kamis (02/03/2017).
| Penjabat Wali Kota Jayapura, Daniel Pahabol. |
Sebagai awal dimulainya nikah massal yang dihadiri 100 pasang calon suami istri. Tiga pasang calon suami istri dari mewakili masing-masing distrik di antaranya Distrik Abepura, Jayapura Selatann dan Distrik Heram. Ketiga pasangan ini bergiliran ikuti ijab qobul yang disaksikan ratusan saksi mata dalam ruangan tersebut.
Penjabat Wali Kota Jayapura, Daniel Pahabol, berikan selamat kepada 100 pasang calon suami-istri yang akan melangsungkan nikah secara Islam. Daniel dalam sambutannya sempat ajukan pertanyaan ke ratusan pasangan tersebut, apakah pasangan mereka adalah pilhan sendiri atau orang tua? Sontak ratusan orang yang ada dalam ruangan itu, tertawa mendengar pertanyaan penjabat Wali Kota Jayapura.
“Kalau orang tua pilih itu pasti nikahnya dipaksa, tapi kalau pilih sendiri kan sesuai cinta, mungkin ketemu melalui medsos facebook atau lainnya, terus menjalin kasih dan akhirnya menikah,” kata Daniel Pahabol.
Menjelang hari ulang tahun (HUT) Kota Jayapura ke-107 tahun ini, lanjutnya, nikah massal secara Islam ini salah satunya sebagai bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap rakyat yang tak mampu menikah.
“Pernikahan ini khusus untuk umat Islam di kota Jayapura, sementara untuk umat Kristen akan diselenggarakan hari Sabtu (04/03/2017).
Ia berpesan kepada pasangan suami-istri agar menghargai jasa baik pemerintah dengan memelihara dan menjaga cinta mereka serta membangun rumah tangga yang baik hingga akhir hayat atau dipanggil Yang Maha Kuasa.
“Suami dan istri harus saling membantu dan mendukung. Mereka juga harus membangun manajemen keluarga dengan baik sesuai janji mereka sebelum menikah,” ujarnya.
Dirinya mengingatkan kepada pasangan yang ada agar membuang semua kenangan lama sebelum menikah, jangan dibawa kenangan bersama orang lain ke dalam rumah tangga. Selain itu menurutnya dalam rumah tangga tak boleh ada rahasia, harus saling jujur.
“Saya ingatkan supaya atur tata kelola rumah tangga sebaik mungkin. Dan lupakan kenangan lama, jangan ada rahasia lagi di handphone, hapuslah nama cinta-cinta yang lama, karena kamu sudah berpasangan dengan yang saat ini menikah,” katanya.
Sementara Talib Ridwan (24) usai menikah dengan Lidya Aken Rohayati (32) kepada Cendana News merasa bersyukur dengan adanya nikah massal ini, membantu dirinya dari segi keuangan. Dirinya mendapat informasi pernikahan gratis ini dari Ketua Rukun Tetangga (RT).
“Baru mau rencana nikah, ternyata ada nikah massal gratis dari Pemda Kota Jayapura. Setelah nikah gratis ini saya mau buat acara syukuran saja di rumah,” kata Talib Ridwan.
| Pasutri Talib Ridwan dan Lidya Aken. |
Tiga pasangan yang melakukan ijab qobul secara simbolis di hadapan Penjabat Wali Kota Jayapura, Daniel Pahabol, Kepala Dukcapil Kota Jayapura Marlin Uloli, serta jajaran SKPD lainnya, di antaranya Ilham Alao dan Nursiah Hayati Abbas mewakili Distrik Abepura. Nofri Ali Kadir dan Jumita Utina dari Distrik Jayapura Selatan dan Marjun dan Hasniwati mewakili Distrik Heram.
Jurnalis: Indrayadi T Hatta / Editor: Satmoko / Foto: Indrayadi T Hatta