Zainudin Hasan Minta Dinas PU Lampung Lakukan Perbaikan Saluran Air

SELASA, 21 FEBRUARI 2017

LAMPUNG — Bupati Kabupaten Lampung Selatan, Zainudin Hasan, berkesempatan meninjau lokasi rumah warga yang menjadi korban banjir di wilayah Dusun Purwosari, Desa Pematang Pasir, dan Desa Way Sidomukti, Kecamatan Ketapang. Bupati Lamsel yang mendatangi beberapa rumah milik warga yang masih terendam banjir di dekat Sungai Kali Asin sejak malam hingga siang dan belum surut hingga Selasa sore (21/2/2017). Beberapa warga bahkan sempat mendapat bantuan tali asih berupa uang tunai dari orang nomor satu di Kabupaten Lampung Selatan untuk meringankan beban warga yang menjadi korban banjir tersebut.

Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan dan rombongan, meninjau lokasi banjir.

Selain mendatangi korban banjir di Dusun Purwosari, Desa Pematang Pasir, Zainudin Hasan juga meninjau lokasi banjir lain di Kecamatan Ketapang,  di antaranya di Desa Way Sidomukti yang sempat terendam banjir akibat hujan lebat yang sebagian terdiri dari areal persawahan milik warga yang mencapai ratusan hektar.

Dari informasi yang dihimpun Cendana News, banjir tersebut terjadi akibat luapan air dari Sungai Kali Asin yang tidak mampu menampung debit air dari intensitas air hujan yang tinggi sehingga air naik ke pemukiman milik warga di antaranya sebanyak 8 rumah dengan sebanyak 31 jiwa di Dusun Purwosari, Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang.

Pasca kejadian banjir yang melanda di dua desa di Kecamatan Ketapang tersebut, Zainudin dalam tinjauan tersebut langsung memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lampung Selatan untuk segera memperbaiki sistem pengairan yang ada di tempat itu agar tidak terjadi banjir susulan yang akhirnya merugikan warga sekitar.

Zainudin Hasan mengungkapkan, salah satu persoalan banjir yang melanda wilayah tersebut di antaranya sistem pengairan yang tidak tertata dengan baik sehingga berimbas pada meluapnya air sungai yang ada di dekat perumahan warga. Ia bahkan meminta kepada Dinas PU melakukan pembenahan sistem pengairan di wilayah Ketapang dan beberapa wilayah di Lampung Selatan yang terimbas banjir.

“Hari ini kita cek di lapangan dan melihat pemukiman warga yang terendam banjir sekaligus beberapa hektar lahan pertanian sawah, saluran yang tidak baik dan hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab banjir yang merugikan masyarakat terutama petani,” ungkap Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, yang didampingi Camat Kecamatan Ketapang, Darsito, saat meninjau lokasi banjir di Desa Way Sidomukti Kecamatan Ketapang, Selasa (21/2/2017).

Zainudin Hasan bahkan melihat perlunya dinas terkait menurunkan sarana untuk penataan saluran air serta beberapa wilayah di dekat bantaran sungai dan ia memerintahkan agar diturunkan alat berat agar irigasi yang ada diperdalam  sehingga dapat menambah cakupan tampungan air.

Salah satu faktor melubernya air hingga ke perumahan warga karena saluran air yang sempit sehingga perlu dilakukan perluasan saluran. Sementara itu meski terimbas banjir namun beberapa tanggul yang telah dibangun tidak membuat air Sungai Kali Asin meluap lebih luas ke perumahan warga lainnya.

Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, meninjau lokasi banjir.

Salah satu warga Desa Way Sidomukti, Ahmad (30) mengaku, akibat banjir lahan padi miliknya seluas satu hektar sebagian sudah terendam selama tiga hari terakhir dan jika hujan belum kunjung berhenti berimbas tanaman padi miliknya terendam air. Selain lahan tanaman padi, warga pemilik tambak udang dan bandeng juga mengalami kerugian akibat sebagian udang dan ikan bandeng hanyut terbawa arus sungai yang terus meninggi sehingga tambak warga tampias berimbas udang dan ikan bandeng hilang dari tambak.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Lihat juga...