KAMIS 9 FEBRUARI 2017
MALANG—Keinginan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bojonegoro untuk bisa mandiri dan memiliki gedung perkuliahan sendiri, dalam waktu dekat ini akan bisa segera terwujud. Hal tersebut disampaikan Direktur AKN Bojonegoro, Yudi Pramono saat menghadiri acara penandatangan MoU antara Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) dengan Sun Chon National University.
![]() |
| Direktur AKN Bojonegoro, Yudi Pramono. |
“AKN Bojonegegoro di proyeksikan pada 2017 ini sudah bisa mandiri karena pada Februari ini pembangunan gedung perkuliahan tahap pertama sudah selesai,” jelasnya Yudi.
Menurutnya, selama ini AKN Bojonegoro masih berada di bawah binaan Polinema. Namun dengan telah di penuhinya beberapa persyaratan serta rampungnya pembangunan gedung perkuliahan yang menghabiskan dana sekitar Rp53 milyar dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro tersebut, pada 2017 ini AKN Bojonegoro akan mandiri dan lepas dari Polinema.
“Sama seperti Polinema, dulu lahir dari binaan Universitas Brawijaya. Kalau AKN Bojonegork dibina oleh Polinema, tapi Insyaallah tahun ini berakhir karena kita sudah memiliki kampus sendiri,” terangnya.
Disebutkan, saat ini AKN Bojonegoro memiliki tiga jurusan yakni D2 teknik otomotif, manajemen informatika dan komputer akuntansi, serta sudah meluluskan tiga angkatan.
“Sesuai dengan yang diatur dalan Undang-undang, Akademi komunitas lebih mengacu ke konten lokal, dimana sebenarnya nanti akan di arahkan ke perminyakan. Tapi untuk tahap pertama ini kita baru buka tiga jurusan tersebut yang didahulukan. Nanti kalau sudah mandiri baru kita tambah tiga program lagi. Saat ini masih D2 tapi nanti kalau sudah berkembang pesat baru kita akan mengajukan sama seperti poltek yakni D3 dan D4,” tandasnya.
Meski Yudi berharap tahun ini AKN Bojonegoro bisa mandiri, namun ia mengaku masih ada satu persyaratan lagi yang belum dapat di penuhi oleh pihaknya yakni belum memiliki bendahara yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) akuntansi.
“Saat ini kami masih terus upayakan untuk memiliki bendahara PNS akuntansi. Tapi misal nanti belum dapat juga, kemungkinan kita akan minta bantuan lagi ke Polinema,” ujarnya.
Sementara itu Yudi juga mengungkapkan bahwa dua bulan yang lalu pihaknya sudah lebih dulu melakukan MoU dengan Sun Chon National University. Sehingga nanti AKN Bojonegoro melakukan pertukaran mahasiswa maupun dosen dengan pihak Sun Chon.
“Nanti lulusan AKN Bojonegoro juga bisa transfer kuliah di Sun Chon,” pungkasnya.
Jurnalis: Agus Nurchaliq/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Agus Nurchaliq