MALANG — Jika sebelumnya Politeknik Negeri Malang (Polinema) telah lebih dulu menjalin kerjasama dengan Singapura, Jepang dan Prancis, tahun ini Polinema kembali menggandeng salah satu perguruan tinggi luar negeri dari Korea, yakni Sun Chon National University untuk bekerjasama dalam bidang pendidikan. Jalinan kerjasama tersebut dibuktikan melalui pertemuan sekaligus penandatanganan MoU oleh Dr. Ir. Tundung Subali Patma, MT, selaku Direktur Polinema dan Park Jinsung sebagai Presindent Sun Chon National University di gedung pusat Polinema, Kamis (9/2/2017).
![]() |
| Dr. Ir. Tundung Subali Patma, MT (tengah) bersama Park Jinsung (kiri) serah terima MoU. |
“Saat ini kami memang terus meningkatkan kerjasama dengan luar negeri. Dengan begitu Polinema tidak hanya dikenal di tingkat Malang maupun nasional saja tetapi juga tingkat dunia. Kerjasama dengan Sun Chon ini adalah salah satu tahapan untuk menuju ke sana,” jelas Direktur Polinema, Tundung Subali, usai melakukan penandatanganan MoU.
Menurutnya, melalui kerja sama tersebut, pihaknya dan juga Sun Chon membuka peluang untuk dapat melakukan pertukaran mahasiswa. Dengan begitu, mahasiswa Polinema bisa merasakan belajar dan menimba ilmu di Sun Chon Korea, begitu juga sebaliknya.
“Tidak hanya itu, dengan kerjasama ini mahasiswa Polinema bisa melanjutkan studinya di Sun Chon. Begitu juga dengan para dosen, mereka bisa melakukan studi atau bahkan kuliah di sana,” ujarnya. Kemudian, lanjutnya, bisa juga terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Polinema bisa berkembang dan mampu bersaing.
Lebih lanjut, Tundung juga mengakui bahwa Korea merupakan salah satu negara maju terutama di bidang teknologi. Selain itu, masyarakat Korea juga dikenal sebagai pekerja keras.
![]() |
| Suasana pertemuan antara pihak Polinema dengan Sun Chon National University. |
“Oleh karena itu kita harus belajar banyak dari Korea,” ungkapnya. Bukan hanya mengenai pendidikan saja, lanjutnya, kerjasama ini juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkenalkan budayanya ke luar negeri.
Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor: Satmoko / Foto; Agus Nurchaliq
