Menkes Resmikan Gedung Baru di RSUD Abdul Moeloek

SABTU, 25 FEBRUARI 2017

LAMPUNG — Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Djuwita F. Moeloek menyebutkan, dengan semakin lengkapnya fasilitas dan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek kota Bandarlampung diharapkan mampu menjawab permasalahan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat.

Salah satu gedung di RSUDAM yang diresmikan Menkes Nila Djuwita F.Moeloek

“Rumah sakit ini merupakan tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terus ditingkatkan pelayanan dan fasilitas untuk mencapai taraf kesehatan masyarakat yang lebih baik. Tentunya akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung karena pelayanan dan fasilitas yang semakin lengkap,”ungkap Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Djuwita F.Moeloek saat meresmikan gedung baru RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung, Sabtu (25/2/2017).

Beberapa gedung pelayanan yang dibangun merupakan bagian dari pengembangan sesuai masterplan tahun 2012-2022. Sebagian sudah selesai dibangun, diantaranya gedung pelayanan kebidanan dan penyakit kandungan standar pelayanan obstetri dan neonatal emergensi komprehensif (PONEK), gedung administrasi dan monumen Abdul Moeloek, gedung bedah sentral dan intensif terpadu (ICU, ICCU, PICCU), gedung laboratorium klinik, gedung pelayanan THT, patologi klinik, gedung pelayanan mata dan kemoterapi.

Ruang pelayanan yang diresmikan Nila Djuwita F.Moeloek diantaranya, ruang pelayanan kebidanan dan penyakit kandungan yang memberikan pelayanan terintegrasi dalam satu gedung pelayanan. Ruang Instalasi Intensif Terpadu sebagai rujukan tertinggi di Provinsi Lampung, tipe B dan mejadi rumah sakit pendidikan yang dilengkapi juga sarana dan prasarana yang sangat memadai.

Ruang instalasi bedah central yang memiliki alat C Arm (radiologi mobile) yang saat ini
merupakan fasilitas satu satunya di Provinsi Lampung dengan setiap kamar operasi menggunakan sistem ventilasi dengan AC sentral bertekanan positif dengan ducting return dan penyaring menggunakan hepafilter dengan pintu utama hermatic sensor.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Djuwita F.Moeloek

Gedung lain yang juga selesai dibangun dan diresmikan diantaranya gedung perinatologi dengan menggunakan sistem pengamanan sesuai standar rekomendasi KARS yang meliputi CCTV, pintu finger lock serta tersedia alat komunikasi antar lantai. Selain itu pelayanan perinatologi merupakan satu satunya rumah sakit yang memberikan pelayanan perinatal kategori level III di Lampung.

“Ruang perinatologi didukung oleh satu orang dokter spesialis anak dengan spesialis konsultan perinatologi yang merupakan satu-satunya di Lampung dengan dukungan sebanyak dua dokter umum, 29 tenaga perawat pelaksana yang kompeten dalam pelayanan perinatal,”sebut putra daerah asal provinsi Lampung tersebut.

Sementara itu, Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo dalam sambutannya menyebutkan, RSUD Abdul Moeloek, salah satu rumah sakit kebanggaan masyarakat Lampung yang juga menjadi satu rumah sakit rujukan tertinggi.

“RSUDAM diharapkan menjadi rumah sakit terbaik di Provinsi Lampung, tidak hanya berdasarkan penilaian dari pemerintah, juga penilaian dari masyarakat, terutama dalam pelayanan dan fasilitas yang disediakan,”sebutnya.

Gubernur menjelaskan, fasilitas gedung dan peralatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan serta dari APBD Provinsi Lampung dan anggaran tersebut senilai puluhan milyar dan sudah berwujud bangunan yang bisa dipergunakan bagi pelayanan masyarakat.

M.Ridho Ficardo juga mengatakan sebuah rumah sakit pemerintah harus menjadi simbol pelayanan kesehatan di provinsi sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tidak mengeluh dan bahkan tidak percaya kepada pelayanan rumah sakit pemerintah.

“Pelayanan di RSUDAM yang diberikan kepada masyarakat harus lebih baik dari rumah sakit swasta. Selain itu persoalan lain yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat harus diperbaiki oleh petugas rumah sakit baik oleh petugas medis serta petugas lain yang bertugas,”harap Ridho Ficardo.

Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi

Lihat juga...