Masih Ada Plafon 3,4 Triliun untuk Lembaga Pembiayaan Baru

SENIN, 20 FEBRUARI 2017

SEMARANG — Menteri Koordinator Perekonomian masih mempunyai room sebesar 3,4 trilliun yang dianggarkan untuk modal pembiayaan plafon penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) asalkan lembaga yang mengajukan sudah terverifikasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jateng baru, Hamid Ponco Wibowo.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jateng lama, Rahmad Dwi Saputro kepada CDN saat berlangsungnya acara serah terima jabatan (20/02/2017). Saat ini sudah 53 bank dan 4 lembaga pembiayaan yang sudah di-acc oleh komite pembiayaan.

BRI masih menjadi bank yang dominan untuk penyaluran plafon KUR sebesar 78 persen disusul oleh Bank Mandiri dan BNI. Disamping itu pemerintah juga masih menetapkan bunga KUR maksimal 9 persen walaupun nilai Feud Fund Rate sudah naik.

“Dari total 110 trilliun yang dianggarkan, sebanyak 106,6 sudah terserap habis dan sisanya 3,4 trilliun akan disediakan untuk lembaga pembiayaan baru,” terang Rahmad yang juga menjabat sebagai sekretaris komite pembiayaan pusat tersebut.

Sementara itu Kepala Perwakilan BI Jateng yang baru, Hamid Ponco Buwono berharap dukungan dari media untuk meneruskan kinerja yang sudah dirintis oleh Rahmad, terutama masalah sosialisasi uang kertas baru yang sudah ada. Karena sampai saat ini masyarakat masih bertanya-tanya tentang minimnya uang tersebut beredar di pasaran.

Menurut Hamid, memang peraturan dalam mengedarkan uang baru tidak bisa secara besar-besaran dilakukan karena akan mengakibatkan inflasi. Uang yang beredar di pasaran tidak boleh bertambah atau berkurang secara drastis jumlahnya.

Disinggung mengenai proyeksi ekonomi di Jateng, dengan nada diplomatis Hamid menjawab bahwa pertumbuhan rata-rata hanya 5 persen sehingga masih tertinggal dengan daerah lainnya di Pulau Jawa, tetapi dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi di Eropa, dia optimis Jateng masih bisa menggenjot pertumbuhan ekonominya.

“Rusia akan menjadi target ekspor baru Jateng selain Amerika dan China,” tambah Hamid.

Suasana Sertijab.

Acara Sertijab Kepala Perwakilan BI Jateng berlangsung di Gedung BI Jateng Pleburan. Dalam acara itu Rahmat Dwi Saputro selaku Kepala Perwakilan BI Jateng lama digantikan oleh Hamid Ponco Buwono. Sebelumnya Hamid tercatat menduduki Kepala Perwakilan BI Palembang. Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Jurnalis: Khusnul Imanuddin / Editor: Satmoko / Foto: Khusnul Imanuddin

Lihat juga...