MINGGU, 19 FEBRUARI 2017
JAYAPURA — Hengky Rumere (70 tahun) si legendaris pesepakbola Persipura Jayapura ‘Mutiara Hitam’ meninggal dunia ditengah si jago merah. Kebakaran ini terjadi di kediaman korban kompleks pendidikan kristen, kotaraja dalam, Abepura, Kota Jayapura. Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIT, Minggu (19/02/2017). Selain menghanguskan rumah legendaris persipura itu, si jago merah juga menghanguskan rumah Roberth Betaubun selaku Ketua Masyarakat Kei Kota Jayapura.
| Rumah yang telah dilalap sijago merah |
Guna memadamkan si jago merah, dua mobil pemadam kebakaran, dua penyuplai air dikerahkan yang dibantu tim reaksi cepat (TRC) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) sekitar 20-an personil, ditambah dengan aparat kepolisian sektor Abepura, lamanya memadamkan api diperkirakan sekitar tiga jam.
“Benar terjadi kebakaran di kompleks STIE Ottow Geisler. Peristiwa itu mengakibatkan seorang atas nama Hengky Rumere meninggal dunia,” kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Polisi, A.M. Kamal saat dihubungi Cendana News.
Korban telah dibawa ke rumah sakit Bhayangakara milik Polda Papua untuk diotopsi dan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.
Sementara salah satu anggota tim TRC RAPI, Akim mengatakan, ia bersama 20-an rekan menerima info tersebut dan langsung memberikan bantuan komunikasi (Bankom) ke lokasi kejadian.
“Kami datang membantu berikan bankom dan juga bantu sterilkan areal yang akan dilalui mobil pemadam kebakaran, ini semua pastinya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” kata pemilik nama udara JZ 27 AKM.
Terkait lamanya api dipadamkan, Budi salah satu petugas pemadam kebakaran yang juga terjun ke lokasi kejadian mengatakan, pihaknya kesusahan karena terdapat rumah bertingkat dibelakang kediaman korban, mengakibatkan mobil tak dapat sepenuhnya menjangkau si jago merah.
“Ruang gerak kami sempit, karena banyaknya masyarakat yang berdatangan disekitar lokasi kebakaran, membuat kami sedikit lambat. Ditambah dengan terhalangnya gedung tinggi dibelakang rumah korban, tadi ada dua korban satu meninggal dunia dan satunya luka-luka,” kata Budi.
Sekedar diketahui, Hengky Rumere mantan stopper Persipura Jayapura era tahun 70-an. Pada tahun-tahun itu almarhum merupakan salah satu defender terbaik Persipura dan juga adalah wakil kapten tim Mutiara Hitam itu.
Ayah kandung dari Paulo Rumere ini membela PSIM Jogyakarta saat masih kuliah di IKIP Jogyakarta, sepulangnya dari sana almarhum bergabung bersama tim Persipura Jayapura hingga akhir karirnya di dunia sepakbola.
| Proses pemadaman di lokasi kebakaran |
Tahun 1986 almarhum juga turut ambil bagian dalam Pusat Pendidikan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPLP) Provinsi Papua, selanjutnya menjadi pelatih serta penasehat sekolah sepak bola Heins, milik mantan pemain belakang Persipura, Jack Komboy.
Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Indrayadi T Hatta