JAKARTA — Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Reza Patria, menyampaikan kalau suatu negara ingin maju kuncinya adalah pemberdayaan sumber daya manusia (SDM). Pemerintah Indonesia mesti meningkatkan kualitas masyarakatnya.
![]() |
| Suasana diskusi politik mengenai revisi UU ASN bersama Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Reza Patria (tengah). |
Hal tersebut dikatakan Reza dalam diskusi politik Revisi Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ruang Press Room, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, (21/2/2017).
“Jadi, majulah satu negara itu harus diikuti dengan peningkatan sumber daya manusia, baik kualitasnya maupun pemberdayaannya,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, Pemerintah harus berperan aktif untuk membangun bangsanya. Sebab belakangan ini banyak warga negara asing (WNA) yang mendapat tempat yang istimewa untuk mencari nafkah di NKRI.
Salah satu cara yang dilakukan pemerintah, beber dia, yakni dengan mengangkat tenaga kerja menjadi Pegawai Negeri sipil. Apalagi saat kampanye Presiden Jokowi pernah berjanji akan mengangkat tenaga honorer yang mengabdi di instansi pegawai negeri sipil.
Disampaikan, pada zaman SBY 10 tahun, bisa mengangkat tenaga honorer kurang lebih 400.000 ribu. Sekarang di rezim Jokowi, tenaga honorer juga minta diangkat. Pak Jokowi janji akan mengangkat tenaga honorer, bahkan sekretaris desa pun akan diangkat. Namun hingga kini janji presiden belum ditepati.
“Jadi, kami di Komisi II terkait revisi UU ASN belum bisa menyepakati, nanti kita akan melihat kontribusi, sejauh mana revisi tersebut demi perbaikan,” tuturnya.
Jurnalis: Adista Pattisahusiwa / Editor: Satmoko / Foto: Adista Pattisahusiwa