LAMPUNG — Sejumlah Gedung Olah Raga (GOR) di Kabupaten Lampung Selatan terlihat mulai dibenahi dan beberapa GOR yang semula dalam tahap pengerjaan bahkan telah terlihat bersolek. Salah satu GOR yang ada di Kabupaten Lampung Selatan di antaranya GOR Ahmad Akuan yang terlihat berubah nama menjadi GOR Way Handak sebagai salah satu gedung olahraga untuk cabang olahraga bola basket. Ada pula GOR mini Kalianda untuk olahraga bola voli, lapangan tenis in door Kalianda serta lapangan sepakbola GOR Raden Intan Kalianda, terlihat mulai sering digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga setelah sebelumnya jarang digunakan untuk kegiatan olahraga. Khusus untuk GOR Mustafa Kemal, beberapa pekerja bahkan telah melakukan proses perbaikan pada bagian kanopi bagian depan.
![]() |
| Lapangan tenis in door Kalianda yang juga menjadi kantor sejumlah cabang olahraga. |
Andi, salah satu pekerja perbaikan kanopi GOR Mustafa Kemal mengungkapkan, sebelumnya gedung olahraga tersebut kerap digunakan untuk pertandingan olahraga judo, karate serta kegiatan olahraga catur dan bulutangkis. Namun, ia mengaku, melakukan proses perbaikan tersebut setelah beberapa aktivitas olahraga tersebut usai dilakukan untuk menghindari terganggunya aktivitas masyarakat yang akan menggunakan GOR Mustafa Kemal. Ia juga mengungkapkan, belum mengetahui secara persis, apakah GOR tersebut diperbaiki dalam rangka akan digunakan sebagai gedung untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-8 mendatang.
“Belum ada kepastian tapi perbaikan dilakukan karena sebagian kanopi bangunan GOR sudah usang dan membahayakan masyarakat yang akan melakukan aktivitas di GOR tersebut,” ungkap Andi saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu sore (8/2/2017).
Pantauan Cendana News seusai pelaksanaan Porprov ke-7 ketika Kabupaten Lampung Selatan menjadi tuan rumah pagelaran olahraga tingkat kabupaten se-Provinsi Lampung tersebut, sejumlah gedung olahraga terlihat terbengkelai. Beberapa dinding bangunan bahkan dijadikan ajang tangan jahil untuk menuangkan tulisan vandalisme dan sebagian pagar terbuat dari besi banyak yang jebol. Termasuk plafon bangunan. Beberapa tempat yang sempat digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Porprov ke-7 pada 2014 lalu terdiri dari 7 bangunan masih digunakan untuk berbagai kegiatan.
Namun, pada awal 2017 beberapa gedung tersebut mulai mendapat perbaikan di antaranya pada bagian pagar GOR Mustafa Kemal yang sebagian rusak serta perbaikan kanopi. Sementara, stadion Zainal Abidin Pagar Alam di Jati yang tidak pernah digunakan mulai sering digunakan untuk kegiatan besar sehingga bisa lebih terawat. Sebagian masyarakat bahkan mulai aktif menggunakan fasilitas lintasan atletik di lapangan Raden Intan yang memiliki fasilitas lintasan atletik sekaligus lapangan bola.
Pelaksanaan Porprov ke-8 tahun 2017 sebelumnya direncanakan di Kabupaten Lampung Utara namun karena sarana dan prasarana untuk kegiatan olahraga empat tahunan tersebut belum memadai membuat pelaksanaan Porprov batal dilakukan di Kabupaten Lampung Utara. Setelah mundurnya Kabupaten Lampung Utara menjadi tuan rumah Porprov ke-8, Kota Bandarlampung dipastikan akan menjadi tuan rumah pergelaran olahraga seluruh kabupaten di Lampung tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Selatan, Riyuzen Praja Taula, mengungkapkan, jika Lampung Selatan ditunjuk oleh Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Provinsi Lampung, beberapa sarana olahraga cukup memadai. Meski belum ada pembicaraan terkait peluang Lampung Selatan menjadi tuan rumah Porprov ke-8.
Ketua KONI Kabupaten Lampung Selatan, Edy Firnandi, yang dihubungi Cendana News terkait peluang Kabupaten Lampung Selatan untuk ikut menjadi tuan rumah Porprov ke-8, ternyata tidak mengangkat telepon meski telepon genggamnya dalam kondisi aktif.
Terkait potensi sarana olahraga di Kabupaten Lampung Selatan yang cukup memadai tersebut, diakui salah satu anggota Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Lampung Selatan, Aris, ia mengaku, dengan adanya potensi gedung olahraga yang memadai, Lampung Selatan memiliki peluang untuk menjadi tuan rumah bersama Kota Bandarlampung untuk pergelaran Porprov ke-8. Namun, ia mengakui, saat ini hal tersebut masih sebatas wacana dan belum ada pembicaraan terkait hal tersebut. Ia menyayangkan jika beberapa GOR yang ada di Lampung Selatan justru tidak digunakan sementara pembangunannya menggunakan anggaran yang tidak sedikit.
“Kalau kondisi beberapa gedung masih sangat baik dan beberapa sudah dibenahi. Namun kami sebagai para pengurus cabang olahraga juga tetap melakukan latihan sekaligus untuk seleksi atlet yang akan maju di Porprov ke delapan,” ungkap Andi.
![]() |
| Beberapa pekerja memperbaiki kanopi GOR Mustafa Kemal Kalianda. |
Pelaksanaan Porprov yang pernah dilakukan di bulan April pada Porprov ke-7 sebelumnya, Lampung Selatan menjadi tuan rumah, diwacanakan juga akan dilakukan pada bulan Oktober mendatang dan Kota Bandarlampung menjadi tuan rumah.
Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi
