JUMAT, 27 JANUARI 2017
MANADO — Ratusan warga korban banjir di Kota Manado hingga Jumat (27/1/2017) siang ini masih mengungsi di sejumlah tempat yang disiapkan oleh Pemerintah setempat. Selain itu, ada juga warga yang memilih mengungsi ke lokasi terdekat yang disiapkan oleh warga seperti sekolah dan tempat ibadah.
![]() |
| Warga Kampung Tubir Pall 2 yang mengungsi di Parkiran Gereja GPDI Beth Eden. |
Kepala Lingkungan Kampung Tubir Pall 2 Manado, Marlon Sumarandak, mengatakan, sejumlah warga yang terkena dampak banjir ada sekitar 350 Kepala keluarga (KK) dan yang mengungsi saat ini ada lebih dari 200 jiwa, karena sebagian masih bertahan di lantai dua rumah warga yang bertingkat.
“Saat ini, air masih setinggi lutut, sehingga warga masih bertahan di tempat pengungsian. Waktu banjir kemarin, air mencapai satu meter. Kami bersyukur bantuan dari Pemerintah sudah datang dan berharap banjir segera surut, agar bisa kembali ke rumah”, kata Marlon, Jumat (27/1/2017).
![]() |
| Marlon Sumarandak, Kepala Kampung Tubir Pall 2 |
Sementara itu, Pemerintah Kota Manado, mengantisipasi korban banjir dengan menyiapkan Dapur Umum. Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan, menegaskan, saat ini bantuan makanan siap saji telah disalurkan, ditambah dengan nasi bungkus. Sedangkan, untuk mengantisipasi banjir yang terus terjadi, pihaknya mengaku telah mendirikan Dapur Umum, agar bisa membantu para pengungsi saat membutuhkan makanan dan minuman selama mengungsi.
“Saya telah mengintruksikan kepada petugas di lapangan dan dinas terkait, untuk mendirikan dapur umum, serta menyalurkan makanan siap saji, sambil mendata kebutuhan warga. Tadi, saya sudah lakukan peninjauan di lokasi banjir, dan kita berharap banjir segera surut, agar warga bisa kembali ke rumah”, ungkapnya.
Jurnalis: Ishak Kusrant/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ishak Kusrant
