Satgas Saber Pungli Periksa SMAN 6 Mataram

SENIN 9 JANUARI 2017
MATARAM—Diduga lakukan pungutan liar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kepada siswa, pihak Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Kota Mataram diperiksa tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepala Inspektorat yang juga anggota Tim Satgas Saber Pungli NTB, Ibnu Salim.
Kepala Inspektorat NTB yang juga anggota Tim Satgas Saber Pungli, Ibnu Salim mengatakan pemeriksaan dilakukan terhap. Pihak sekolah dilakukan berdasarkan laporan masyarakat dan ditindaklanjuti Tim Saber Pungl.
“Setelah dicroscek memang benar ada pungutan kepada siswa kelas sembilan sebesar 300 ribu dan telah terkumpul sebesar 200 juta rupiah,” kata Ibnu Salim di Mataram, Senin (9/1/2017.

Penarikan uang tersebut katanya dilakukan berdasarkan kesepakatan antara pihak sekolah dengan orang tua wali siswa untuk biaya keterbatasan sarana prasarana untuk mendukung kelancaran UNBK seperti pengadaan komputer dan jaringan internet.

Laporan terkait dugaan Pungli sendiri dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat dan dari hasil keterangaan sementara pihak sekolah, memang betul ada penarikan, tapi masih dilakukan pendalaman dan pemeriksaan, dasar hukum dijadikan pihak sekolah melakukan pungutan apa.
“Informasinya pungutan dilakukan berdasarkan kesepakatan, tapi ada dasar hukuknya tidak, kalau tidak ada aturannya tidak boleh” katanya.
Menurutnya, kalau memang berdasarkan hasil pemeriksaan nantinya terdapat pelanggaran, makan jelas dilakukan penindakan, karena Pungli tidak dibenarkan.
Jurnalis; Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Lihat juga...