Poskamling Pustaka, Terobosan Bhabinkamtibmas Polres Lamsel Usir Kejenuhan Warga Saat Ronda Malam

SENIN, 9 JANUARI 2017

LAMPUNG — Kegiatan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di sejumlah desa di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung, terus digalakkan. Salah-satunya dengan mengaktifkan kegiatan ronda malam di sejumlah pos di Desa Tamansari, dan beberapa desa lain di Kecamatan Ketapang. Sementara guna menangkal kejenuhan warga saat meronda, Bhabinkamtibmas Polres Lampung Selatan berinisiatif membuat Poskamling Pustaka.
Aipda Nukholis mengunjungi Poskamling sembari membawa buku-buku.
Ajun Inspektur Dua Nurkholis sebagai Kepala Pos Taman Sari, mengungkapkan, pola penerapan Poskamling Pustaka dengan menyiapkan buku-buku bacaan merupakan ide untuk meyemangati warga desa dalam menjaga keamanan lingkungan, sembari mendapat wawasan baru dari membaca. Menggunakan kendaraan roda dua untuk patroli sebagai Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Kamtibmas), Aipda Nurkholis menyambangi Pos-pos ronda dan menyiapkan buku-buku bacaan.
Ia mengungkapkan, buku-buku yang disiapkannya disediakan untuk dibaca oleh warga yang berkumpul di Pos Ronda, sementara petugas ronda lainnya melakukan aktivitas keliling kampung guna pengecekan keamanan.  Menurut Nurkholis, selama ini warga merasa bosan dengan aktivitas jaga malam yang monoton, sehingga ia ikut menyemangati dengan menyiapkan buku-buku bacaan, sehingga Poskamling Pustaka memiliki fungsi edukasi sekaligus menjaga keamanan lingkungan.
Kesadaran masyarakat untuk menerapkan sistem ronda menjaga keamanan lingkungan kampung, menjadi keprihatinan bagi petugas kepolisian di wilayah hukum Kepolisian Daerah Lampung, khususnya di wilayah Polsek, karena kesadaran itu mulai luntur. Karenanya, ia melakukan terobosan baru, dengan harapan, keamanan di kampung semakin terjaga dan warga juga memiliki kesempatan menambah wawasan dengan buku yang disuguhkan. 
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra saat bertemu dengan para pengggiat literasi di Lampung
Berawal dari penugasannya sebagai Polisi Bhabinkamtibmas  yang merupakan tugas personel POLRI untuk tiap-tiap kelurahan, dengan minimal satu personel pada tiap kelurahan, ia mulai melihat beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat, bahwa tndak kejahatan khususnya pencurian semakin meningkat. 
Dengan jumlah Pos Ronda yang cukup banyak, Nurkholis mengatur perputaran buku-buku yang dimiliki, agar warga yang turut dalam kegiatan siskamling bisa mendapatkan kesempatan membaca. Ia pun membuka diri bagi warga yang menginginkan buku tertentu, dan warga cukup mengirimkan sms kepadanya dan ia pun akan mengupayakan buku tersebut.
Saat ini, Nurkholis mengaku memiliki puluhan buku yang didapatkan melalui kerjasama dengan beberapa pihak yang berkenan mendonasikan bukunya untuk kegiatan Poskamling Pustaka yang digagasnya. Ia berencana menambah jumlah buku, agar wawasan masyarakat semakin luas, khususnya tentang masalah hukum. 
Langkah yang dilakukan anggota kepolisian dengan terjun langsung ikut berpatroli menjaga keamanan kampung saat malam hari, pun mendapat respon positif dari Kepala Desa Tamansari, Supardjo. Ia mengaku mendukung langkah polisi masuk kampung. 
Menurut Supardjo, terobosan berupa Poskamling Pusata yang sudah dijalankan selama sepekan tersebut diharapkan bisa menjangkau beberapa dusun lainnya. Pemberian buku-buku serta fasilitas edukatif terkait hukum diharapkan akan menjadi penyemangat bagi warga untuk menggiatkan aktivitas ronda malam.
Sistem keamanan dengan melibatkan anggota kepolisian di Desa Tamansari, menurut Supardjo juga membuat masyarakat lebih bisa meningkatkan keamanan lingkungan, dari bahaya pencurian serta peredaran narkoba yang sudah merambah ke pedesaan. Giatnya masyarakat yang melakukan siskamling, bahkan terbukti telah menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut berkat kerjasama masyarakat dengan polisi.
Supardjo juga mengatakan, akan menyediakan Pos Ronda di sejumlah dusun yang selama ini kurang aktif, dengan menyiapkan rak-rak buku khusus untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan buku yang bisa dibaca warga yang bertugas ronda.
Salah-satu warga yang bertugas ronda Siskamling, Sugito, mengaku dengan hadirnya polisi yang membawa buku bacaan menambah wawasannya, terutama buku bacaan terkait masalah hukum, bahaya narkoba serta buku lain terkait lalu-lintas yang selama ini belum banyak dipahami.
Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Adi Ferdian Saputra, menegaskan pentingnya kehadiran Bhabinkamtibmas bagi warga desa, selain menjadi penerang dan penyuluh di bidang hukum dan kamtibmas (ketertiban dan keamanan masyarakat) juga melakukan peran pelayanan, melindungi masyarakat dari ancaman dan menjadi penertib hukum dan norma-norma masyarakat.
“Kita tetap mengharapkan pada Babinkamtibmas agar terus berupaya menciptakan kondisi yang aman dan tertib. Jangan sampai bosan mengajak masyarakat bekerjasama dan menyelesaikan masalah yang ada dengan tuntas,” ungkap Adi, saat ditemui di Mapolres Lampung Selatan.
Adi juga mengungkapkan, peranan Bhabinkamtibmas di antaranya dengan menularkan budaya membaca dengan  membawa buku-buku di masyarakat merupakan langkah polisi dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. Selain menjaga kambtimas, Adi juga mengharapkan Bhabinkambtimas memiliki peranan lain di masyarakat seperti yang dilakukan oleh Nurkholis dengan konsep Poskamling Pustaka. Selain Poskamling Pustaka, Adi berharap polisi juga memiliki jiwa kreatif dalam berinteraksi dengan masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsi yang ada.
Guna meningkatkan peranan Bhabinkamtibmas, pada Rabu (11/1/2017) mendatag Polres Lampung Selatan bahkan akan mengadakan apel besar Bhabinkamtibmas se-Jajaran Polres Lampung Selatan di Lapangan KORPRI Pemda Lampung Selatan, untuk semakin memperkuat peran polisi desa yang selama ini dikenal berada di tengah-tengah masyarakat.
Apel besar Bhabinkamtibmas tersebut sekaligus menjadi upaya program Nawa Cita atau 9 program prioritas Presiden Joko Widodo, yang dalam program pertamanya adalah menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Indonesia.
Selain itu, dengan adanya peran Bhabinkamtibmas, diharapkan tidak akan ada lagi satu desa atau kelurahan yang tidak terlayani oleh polisi. Selain itu pula, dengan kehadiran polisi di masyarakat melalui Poskamling Pustaka, bisa meminimalisir kejadian kejahatan atau niat orang untuk berbuat jahat, terutama dengan adanya kendaraan patroli yang membunyikan sirine saat kegiatan Poskamling Desa.

Jurnalis : Henk Widi / Editor : Koko Triarko / Foto : Henk Widi

Lihat juga...