Pengendara Keluhkan Rusaknya Jalan Nasional di Sumenep

SENIN, 2 JANUARI 2017

SUMENEP — Rusaknya jalan nasional di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus dikeluhkan oleh pengendara yang melintas. Pasalnya, jalan yang berada di Desa Nabakor, Saranggi tersebut, berlubang dan bergelombang, sehingga membahayakan pengendara bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Terlebih, ketika sedang diguyur hujan, kubangan jalan tidak bisa terlihat jelas, sehingga sangat membahayakan pengendara.
Jalan Nasional yang rusak di Sumenep.
Kerusakan jalan utama menuju Surabaya, menjadi semakin membahayakan, karena laju kendaraan yang melintas kebanyakan berkecepatan tinggi, yang dikhawatirkan bisa semakin tingginya potensi terjadinya kecelakaan. Karenanya, warrga sekitar berharap ada perhatian serius dari pihak terkait, agar tidak selalu menjadi keresahan para pengendara yang melintas di jalan tersebut.
“Kerusakan jalan ini sangat meresahkan pengendara, karena ketika terjadi hujan, kubangan jalan tidak diketahui, sehingga pengendara sangat mungkin terperosok dan terjadilah kecelakaan. Pengendara yang melintas harus ekstra berhati-hati ketika ada genangan air, karena khawatir itu lubang yang hanya tertutupi air hujan,” kata Syamsuri (40), salah seorang pengendara yang melintas di jalan rusak tersebut, Senin (2/1/2017).
Disebutkan, kerusakan jalan tersebut dari hari ke hari semakin parah, karena selain jalan bergelombang, aspal yang tebal sudah mulai mengelupas hingga menimbulkan lubang. Jika turun hujan, lubang tersebut tergenang air dan sulit terlihat oleh para pengendara yang melintas. Akibatnya, pengendara harus menerobos kubangan jalan ketika secara bersamaan ada pengendara yang melintas dari lawan arah.
“Setahu saya, jalan ini sudah lama rusak. Hanya saja ada tambal sulam, tapi berjalan lama jalan itu kembali rusak. Makanya, jangan sampai lama dibiarkan agar tidak sampai menelan korban jiwa akibat kecelakaan. Jalan ini selalu ramai dilintasi pengendara, jadi harus diperhatikan secara serius,” ungkap Syamsuri.

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : Koko Triarko / Foto : M.Fahrul

Lihat juga...