Manajer Perusahaan Kosmetik di Maumere Ditemukan Meninggal di Kamar Kost

KAMIS, 19 JANUARI 2017

MAUMERE — Manajer sebuah perusahaan penyalur kosmetik di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Budiyadi (67), ditemukan meninggal di kamar kostnya di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kamis (19/1/2017), sekitar pukul 08.00 WITA. Korban pertama kali ditemukan meninggal oleh sopirnya, Arnoldus Wenit, yang setiap hari mengantar-jemput korban.  
Jenazah saat dievakuasi petugas dari kamar kostnya.
Ardnoldus, saat dikonfirmasi Cendana News di lokasi kejadian di Pondok Render, mengatakan, awalnya ia mengetuk pintu kamar kost korban berulang kali pada sekitar pukul 08.00 WITA, namun tidak ada jawaban. Arnoldus yang saban hari mengantar jemput korban pun memanggil pemilik rumah kost dan mereka mengintip dari kaca di bagian atas pintu, dan mendapati korban terlihat tidur terlentang di lantai kamar.
“Saya bersama pemilik kost pun membuka jendela samping dan kami menemukan korban sudah meninggal, sehingga langsung menghubungi pihak kepolisian,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik kost, Amirudin, mengatakan, biasanya setiap hari sekitar pukul 07.30 WITA korban sudah bersiap berangkat ke kantor. Namun saat tidak ada jawaban, jendela kamar pun dibuka dan ternyata korban terlentang di lantai dalam kondisi sudah meninggal.
Amirudin pemilik rumah kos tempat korban tinggal.
Menurut Amirudin, korban merupakan waarga asal Ngawi, Jawa Timur, dan sejak Agustus 2016 menyewa kamar kost miliknya selama setahun dengan harga per bulan Rp. 1,5 Juta dan tinggal bersama istrinya. “Sebelum hari raya Natal, korban kembali ke Jawa bersama istrinya dan saat kembali awal tahun, korban hanya sendirian saja, sebab sang istri tinggal di rumah mereka di Jawa,” ungkapnya.
Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resort Sikka, Inspektur Satu Margono, saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP oleh tim identifikasi Polres Sikka yang dipimpin Kepala Unit Identifikasi Polres Sikka, Bripka David Jeradu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. “Korban diduga meninggal akibat penyakit yang diderita selama ini, sebab kami tidak menemukan adanya tanda-tanda tindak kekerasan,” sebutnya.
Tim identifikasi yang tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 09.00 WITA, memasang garis polisi di pintu masuk menuju lantai 2 tempat kamar kost korban berada. Setelah melakukan olah TKP dan mengambil beberapa barang bukti di kamar nomor 13 tersebut, polisi meminta bantuan karyawan korban untuk mengangkat jenazahnya menggunakan kantong jenazah yang sudah disiapkan, untuk dibawa ke ruang jenazah RSUD TC Hillers Maumere.
Seluruh karyawan perusahaan di tempat korban bekerja tampak berdatang di rumah kost dan rumah sakit. Beberapa karyawan perempuan bahkan terlihat menangis histeris saat tiba di kamar jenazah RSUD TC Hillers Maumere.

Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Koko Triarko / Foto : Ebed De Rosary

Lihat juga...