KPP Tangerang Selatan Ciptakan UKM Sahabat Pajak

JUMAT, 13 JANUARI 2017

TANGERANG — Saat ini kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih belum mencapai tingkat sebagaimana yang diharapkan. Umumnya, masyarakat masih sinis dan kurang percaya terhadap keberadaan pajak karena masih merasa sama dengan upeti, memberatkan, pembayarannya sering mengalami kesulitan. Ketidakmengertian masyarakat  tentang apa dan bagaimana pajak makin rumit ketika harus menghitung dan melaporkan.  Namun, masih ada upaya yang dapat dilakukan sehingga masyarakat sadar sepenuhnya untuk membayar pajak. Ketika masyarakat sudah memiliki kesadaran, maka membayar pajak akan dilakukan bukan karena keterpaksaan.

Katalog USP.

Melihat kondisi masyarakat yang kerap bingung menghadapi kewajibannya membayar pajak, membuat Iin, salah seorang dosen Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), tergerak untuk mengarahkan masyarakat guna menjalani kewajibannya sebagai warga negara patuh membayar pajak. Sasaran yang dipilih adalah para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Atas inisiasi tersebut, bekerja sama dengan jajaran pengurus KPP Pondok Aren, dibuatlah sebuah komunitas yang dinamakan UKM Sahabat Pajak (USP). Resmi berdiri pada 17 September 2016. Fungsi komunitas ini untuk mendekatkan para pelaku usaha khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)  dengan perpajakan serta ingin menghilangkan image takut atau merepotkan perihal pajak.

UKM Sahabat Pajak (USP) merupakan komunitas pertama yang ada di kantor perwakilan pajak dan untuk saat ini hanya ada di Kantor Perwakilan Pajak Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kegiatan-kegiatannya berupa pembinaan, pembelajaran mengenai pembukuan, pemberian pelatihan usaha berupa branding, marketing, media sosial dan lainnya dalam bentuk seminar atau pun workshop terhadap UMKM di Tangerang Selatan. Khususnya di Pondok Aren yang sudah menjadi member dalam USP.

“Gagasan Ibu Iin memang ingin sosialisasi perpajakan di kalangan UMKM. Tetapi tidak hanya dari sisi mendekatkan UMKM dengan pajak saja. Namun ada sesuatu yang bermanfaat dari kedekatan ini. Beliau pun mendiskusikannya bersama saya sebagai salah seorang anggota Asosiasi UKM Banten Indonesia (AUBI) bersama beberapa pihak terkait yang ada di KPP Pondok Aren. Pada saat itu langkah awal yang kami lakukan membuat seminar-seminar kewirausahaan antara STAN dan KPP Pondok Aren,” kata Wahyu Yono, Ketua Gerakan USP.

Upaya lain yang dilakukan oleh USP KPP Pondok Aren ini adalah membuatkan katalog khusus yang berisi produk-produk dari anggota USP yang berfungsi untuk membantu pemasaran terhadap produk yang dimiliki oleh para anggota USP. Katalog ini disisipkan dalam majalah pajak yang terbit sesuai dengan periodenya.
Selain itu, pihak STAN dan KPP Pondok Aren kerap memberikan fasilitas berupa penyediaan stan-stan bazar yang diberikan secara gratis untuk UMKM yang ada di USP. Guna sosialisasi produk UMKM yang memiliki kartu NPWP di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan.

“Biasanya saat ada even bazar gratis atau pelatihan khusus yang kami utamakan adalah UMKM yang memiliki kartu NPWP wilayah Pondok Aren. Tidak menutup kemungkinan jika kuota masih tersedia untuk pemilik kartu NPWP wilayah Tangerang Selatan lainnya pun bisa ikut serta,” ujar Wahyu Yono.

KPP Pondok Aren.

Harapan ke depan dengan adanya komunitas USP yang ada di KPP Pondok Aren, Tangerang Selatan ini, akan menjadi inspirasi dan cikal-bakal tumbuhnya UMKM sahabat pajak di kantor perwakilan pajak lainnya yang berada di Kota Tangerang Selatan khususnya, bahkan bisa sampai ke seluruh Indonesia.

Jurnalis: Lia Septiarini / Editor: Satmoko / Lia Septiarini

Lihat juga...