KAMIS 12 JANUARI 2017
![]() |
| Salah satu ruas Pedesterian di Bogor yang sedang dibersihkan. |
Karina Maharani aktivis sebuah LSM di Bogor juga mengakui perubahan itu. Perubahan yang mencolok khususnya seputaran Kebun Raya dan Istana Bogor.
“Trotoar lebih luas, untuk aktivitas berjalan jauh lebih enak. Lalu ada tempat duduk di beberapa spot membantu sekali untuk yang kelelahan Selain berjalan suka dipakai juga untuk skateboard, sepatu roda khususnya di area sepanjang Pajajaran karena trotoar cukup luas,” kata Karina dihubungi Cendana News dalam kesempatan terpisah, Kamis (12/1).
Selain itu dia berharap konsistensi pemerintah. Menurutnya ada lebih dari sepuluh instansi pemerintahan yang menangani hal itu di antaranya Perusahaan Daerah Air Minum, Penerangan Jalan Umum (PJU), Dinas Perhubungan dan Kepolisian. Namun semuanya harus berkordinasi dan bersinergi.
“Misalnya saja kalau ada instansi yang ingin membangun jairngan kabel optik atau instansi yang ingin bangun saluran air, trotoar jangan sampai dibongkar begitu saja,” kata Alfred. Dia juga meminta agar kepentingan lansia, ibu hamil, kaum disabilitas juga diperhatikan.
![]() |
| Sebuah jalur pedestrian di Bogor yang sudah direvitalisasi. |
