KAMIS, 15 DESEMBER 2016
BALIKPAPAN — Kebutuhan darah di Kota Balikpapan pada bulan Desember ini terpenuhi oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Ketua PMI Balikpapan, M Arpan mengungkapkan, terpenuhi kebutuhan darah itu dalam beberapa pekan terakhir banyak pendonor dari instansi Pemerintahan, Perusahaan, dan TNI dalam memperingati hari Kartika yang melakukan donor darah secara massal.
![]() |
| Kantor PMI Balikapan |
“Kalau stok darah terpenuhi, masyarakat tidak perlu panik lagi apalagi membutuhkannya. Aksi donor darah dimulai dari Kodim, dapatnya lumayan bisa lebih dari 80 kantong. PMI Balikpapan wajib menyediakan 160-200 kantong darah perharinya,” ucapnya, Kamis (15/12/2016).
Meski semangat pendonor tinggi untuk melakukan donoh darah, berdasarkan pengalaman dari jumlah pendonor tidak seluruhnya bisa diterima karena harus melewati sejumlah tahapan tes.
“Kalau ada 100 pendonor yang berhasil 30 orang saja atau 30 persen saja penuhi syaratnya. Dari 30 itu diperiksa lagi apakah lolos dari empat jenis penyakit seperti apakah terinfeksi sipilis, HIV, hepatitis dan TBC. Apabila terinfeksi maka harus dimusnahkan,” ulasnya.
Untuk itu, Arpan menambahkan sosialisasi mengenai persyaratan darah sehat terus dilakukan. Karena penting bagi pendonor untuk mengetahui hal itu diantaranya tidak boleh minum obat-obatan aspirin (pencair darah), HB tidak kurang dari 12 atau tidak lebih 17, tekanan darah normal, dan dua jam sebelum mendonor makan secukupnya serta tidak boleh makan makan berlemak.
Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti