SABTU, 03 DESEMBER 2016
MAUMERE — Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Maumere bekerja sama dengan Bank Sampah Flores melaksanakan karya bakti membersihkan kapoung wisata Wuring kelurahan Wolomarang kecamatan Alok Barat kabupaten Sikka, Sabtu (3/12/2016) .
![]() |
| Personil Lanal Maumere bersama TNI Polri dan Bea Cukai Maumere sedang mengangkut sampah di kolong rumah panggung di Wuring |
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Armada ke-71 tanggal 5 Desember 2016 serta merupakan wujud kepedulian Lanal Maumere terhadap kebersihan kampung wisata Wuring khususnya dan wilayah kabupaten Sikka lainnya.
“Kami melaksanakan bakti sosial menggandeng Bank Sampah Flores dengan melibatkan TNI, Polri, Bea Cukai dan masyarakat sekitar untuk ikut membersihkan Kampung Wuring yang merupakan salah satu destinasi wisata di kabupaten Sikka,” ujar Kolonel Marinir Firman Johan.
Danlanal Maumere ini kepada Cendana News usai kegiatan mengatakan, pihaknya miris melihat di Wuring ini sampah bertebaran dimana-mana. Dengan kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pemicu bagi masyarakat dan aparat kelurahan maupun kecamatan agar bisa memperhatikan kebersihan.
“Wuring kan salah satu destinasi wisata sehingga kami melakukan bakti sosial disini agar kesan jorok, kumuh dan kotor bisa dihilangkan dan masyarakatnya pun bisa lebih sehat,” terangnya.
Kalau cuma mengandalkan kegiatan yang dilakukan Lanal Maumare saja tandas Kolonel Firman, tentu tidak akan berhasil sebab sampah di tempat ini sudah menggunung dan perlu dilakukan tindakan membersihkan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan.
![]() |
| Danlanal Maumere Kolonel Marinir Firman Johan bersama ketua yayasan Bank Sampah Flores Wenefrida Efodia Susilowati beserta personil Lanal Maumere usai bakti sosial |
Yang terpenting lanjutnya, kesadaran dari masyarakat untuk menjaga lingkungannya agar tetap bersih dan sehat sehingga bisa membuat wisatawan nyaman berkunjung ke sini.
“Kami menggandeng Bank Sampah Flores agar nanti masyarakat kami ajari untuk memanfaatkan sampah sebab ada nilai ekonomisnya. Saya juga sampaikan tadi ke Camat Alok Barat agar bisa diadakan kegiatan rutin untuk membersihkan daerah ini,” ungkapnya.
Bila perlu kata Danlanal Maumere ini, aksi bersih diadakan minimal setiap minggu dan melibatkan masyarakat agar mereka peduli dengan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggalnya.
Dengan kegiatan ini, kolonel merinir ini berharap, kesan kumuh dan jorok yang melekat pada masyarakat pesisir akan hilang dengan sendirinya sebab masyarakat mulai sadar dan peduli dengan kebersihan lingkungannya.
Sementara itu bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera berharap masyarakat bukan saja perlu memperhatikan kebersihan lingkungan di Wuring sendiri namun juga lingkungan sekitar dan bangunan yang didirikan harus ditata dengan baik.
“Bangunan yang dibangun terkesan tidak teratur dan kumuh. Untuk itu perlu ditata lebih baik agar kampung terapung ini bisa lebih baik, bersih dan nyaman,” tegasnya.
Ansar mengingatkan agar perangkat RT,RW dan kelurahan serta kecamatan agar bisa melanjutkan kegiatan yang sudah dimulai oleh Lanal Maumere bekerja sama dengan Bank Sampah Flores dengan rutin melakukan kerja bakti rutin seminggu sekali,
“Kalau tidak ditindaklanjuti, awal yang baik yang sudah diprakarsai Lanal Maumere ini akan sia-sia dan wisatawan pun akan malas berkunjung ke sini sebab sampah menumpuk dimana-mana,” pungkasnya.
Jurnalis : Ebed de Rosary / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary
