SELASA, 20 DESEMBER 2016
MATARAM — Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahsanul Khalik mengatakan, guna penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial, terutama perempuan dan anak terlantar, Pemda NTB untuk 2017 mengalokasikan anggaran senilai Rp 5,6 miliar.
![]() |
| Kepala Dinas Sosial NTB, Ahsanul Khalik, memberikan penjelasan mengenai salah satu program unggulan pada 2017 adalah penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial, terutama perempuan dan anak terlantar. |
“Untuk penanganan perempuan lansia dan anak terlantar 2017, kalau dari APBD anggaran sebesar Rp 5,6 miliar. Sementara dari APBN mencapai Rp 3,4 miliar,” kata Khalik di Mataram, Selasa (20/12/2016). Jumlah tersebut mengalami peningkatan jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai tiga miliar.
Khalik mengatakan, anggaran tersebut, nantinya, selain akan digunakan untuk penanganan lansia dan anak terlantar di pantai yang dikelola pemerintah, juga akan dialokasikan ke semua Lembaga Kesejahteraan Lanjut Usia (LKLU) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKLA) yang terdapat di NTB
“Kita ingin dengan anggaran yang ada, penanganan masalah lansia dan anak terlantar yang ditangani pemerintah maupun yayasan yang ada, ditargetkan tidak saja sekadar sisi permukaan, tapi ada solusi berkelanjutan,” katanya.
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Satmoko / Foto: Turmuzi