Pelaku Penikaman Sejumlah Siswa SD di NTT, Tewas Diamuk Massa

SELASA, 13 DESEMBER 2016

JAKARTA — Seorang laki-laki bernama Irwan (20) yang belakangan dicurigai sebagai terduga pelaku aksi brutal penikaman yang melukai sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dikabarkan baru saja tewas akibat diamuk ratusan massa atau warga masyarakat setempat yang marah kepada pelaku yang telah melakukan tindakan penikaman kepada sekitar 7 hingga 8 murid SD tersebut. Padahal, pelaku penikaman tersebut sebenarnya telah berhasil ditangkap dan diamankan aparat kepolisian Polsek Seba. Tak lama setelah melakukan penikaman terhadap sejumlah murid SDN 1 Sabu Barat pada sekitar pukul 09.00 WITA. Pelaku langsung dibawa ke Polsek Seba untuk dimintai keterangan terkait apa motif dan tujuan pelaku melakukan tindakan penikaman yang brutal dan membabi buta kepada siswa sekolah tersebut.

Kombes Pol. Awi Setiono, Kabag Bina Mitra Ropenmas Divisi Humas Mabes Polri.

Namun, tak lama setelah pelaku ditahan di dalam sel tahanan milik Polsek Seba, tiba-tiba ratusan warga masyarakat setempat yang marah langsung datang dari segala penjuru mengepung Kantor Polsek Seba. Kedatangan mereka bertujuan ingin mengeluarkan paksa seorang pelaku penikaman yang saat itu sedang beristirahat di dalam sel tahanan Polsek Seba.

Ratusan warga masyarakat setempat tidak bisa menerima begitu saja tindakan penikaman yang telah dilakukan pelaku terhadap sejumlah siswa yang pada saat itu sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah yang bersangkutan. Mereka menuntut aparat kepolisian melepaskan pelaku penikaman. Namun, aparat kepolisian menolak dengan tegas permintaan ratusan massa tersebut.

Akhirnya, massa menjadi kalap dan emosi. Mereka tetap nekad merangsek, mencoba mendekati, dan menjebol dinding sel tahanan Polsek Seba yang ditempati pelaku tersebut. Meskipun telah dicegah dan dihadang puluhan anggota Polsek Seba, namun upaya Polisi sia-sia karena jumlah mereka lebih sedikit,  tidak sebanding dengan jumlah massa yang datang.

Sebagian kecil dari massa yang berhasil menjebol dinding salah satu ruangan sel tahanan tersebut dikabarkan langsung melakukan tindakan penganiayaan terhadap Irwan (20) hingga tewas. Tak hanya itu saja, massa sebenarnya berniat ingin mengeluarkan jenazah pelaku dan kemudian ingin membakarnya, namun upaya warga tersebut berhasil digagalkan Polisi.

“Informasi yang kita terima dari Humas Polda NTT mengabarkan, Irwan (20) pelaku tunggal penikaman yang menggunakan senjata tajam berupa pisau dengan sasaran sejumlah siswa SDN 1 Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi NTT, dipastikan telah meninggal dunia. Diduga karena amuk massa. Sedangkan sejumlah siswa SD yang sempat terkena tikaman senjata tajam masih dirawat intensif di Puskesmas setempat,” kata Kombes Pol. Awi Setiono, Kabag Bina Mitra Ropenmas Mabes Polri, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa sore (13/12/2016).

 Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Satmoko / Foto: Eko Sulestyono

Lihat juga...