“AHY Effect” Menjalar ke Daerah, Demokrat Klaim Agus-Silvi Ungguli Ahok dan Anies

SENIN 12 DESEMBER 2016

BALI—Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menyebut saat ini demam terhadap Agus Harimurti Yodhoyono (AHY) telah menjalar hingga ke daerah-daerah. Sejak pertama kali diumumkan sebagai kandidat Gubernur DKI Jakarta yang diusung Demokrat dan koalisi, survei AHY hanya berada di angka dua persen.
Suasana diklat dan pelantikan 1.500 pengurus baru kader Demokrat Bali.
 “Ketika pada 23 September lalu diumumkan, survei AHY hanya berada di angka dua persen. Satu minggu kemudian surveinya meningkat menjadi 12 persen. Minggu lalu survei AHY sudah di angka 31 persen mengalahkan Anies dan Ahok,” papar Hinca di sela diklat dan pelantikan 1.500 pengurus baru kader Demokrat Bali, di Sekar Tunjung Center (STC) Denpasar, Senin 12 Desember 2016.
Itu sebabnya, Hinca melanjutkan, tiap kali ke daerah ia selalu menggaungkan yel-?yel AHY. “Kami ke Papua, Kaltim, Aceh, termasuk Bali hari ini semua demam AHY. ?Kami menyebutnya AHY effect,” sebut Hinca.
Menurut Hinca, antusiasme publik yang tinggi terhadap figur AHY disyukuri oleh Partai Demokrat. Meski AHY kontestan Pilkada DKI Jakarta, namun namanya harum di penjuru pelosok negeri. “Ini spirit baru. Harumnya (nama AHY) sampai ke sini (ke daerah-daerah). Kami sedang mencari AHY baru yang akan diusung di pilkada-pilkada,” sebutnya.
Itu sebabnya saat ini Partai Demokrat tengah bekerja keras mencari figur kuat yang akan diusung dalam pilkada, termasuk pada Pilgub Bali 2018 mendatang. Hinca menjamin jika Partai Demokrat akan memprioritaskan kader Partai Demokrat untuk diusung.
“Semua yang kita buat ujungnya adalah jumlah suara yang dicari. Karena itu suara yang akan memangkan kami atau tidak. Kami punya komitmen partai ini didirikan untuk kadernya. Kecuali tidak punya kader, maka kami mencari tokoh dari luar. Kami sedang bekerja keras menyiapkan untuk (pilgub) Bali,” demikian Hinca.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta mengaku partainya kini telah melakukan penyerapan aspirasi baik di internal maupun di luar partai terhadap figur yang cocok untuk memimpin Bali. Meski namanya mencuat dan salah satu kandidat terkuat, namun ia menyerahkan sepenuhnya kepada partai dan pilihan publik.
“Kita ingin yang terbaik untuk masyarakat Bali. Jika memang ada figur yang lebih baik dari saya, dengan kerendahan hati Partai Demokrat Bali siap mengusungnya. Tentu semua karena kepentingan masyarakat,” tutup Mudarta.
Jurnalis: Bobby Andalan/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Bobby Andalan

Lihat juga...