Ketika Semangat Melaut Nelayan Mencari Ikan Mengalami Kelesuan

SABTU, 5 NOVEMBER 2016

LOMBOK — Tempo dulu, aktivitas masyarakat, khususnya masyarakat pesisir pantai, melaut dan menangkap ikan menjadi kebanggaan dan menjadi mata pencaharian menjanjikan, bukan sampingan seperti sekarang.
“Dari segi hasil didapatkan nelayan, meski hanya bermodalkan dan menggunakan alat tangkap tradisional berupa jaring dan jala.
Juga tidak pernah sedikit dan bisa mencukupi kehidupan sehari – hari keluarga” cerita Suhirman (53) nelayan pesisir pantai Selong Belanak, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada Cendana News, Sabtu (5/11/2016).
Suhirman mengatakan, besarnya hasil tangkapan ikan waktu itu, selain cuaca yang selalu bersahabat, populasi ikan yang ditangkap nelayan juga selalu banyak dan tidak ada istilah pengeboman ikan seperti sekarang.
Sehingga seburuk – buruk cuaca, hasil tangkapan tidak pernah terlalu mengecewakan seperti sekarang, dapur selalu mengepul, keluarga bisa tetap makan dari hasil tangkapan, meski terkadang hasil didapatkan pas – pasan.
Firman, nelayan lain mengatakan, sekarang melaut dan menangkap ikan oleh sebagian masyarakat pesisir pantai tidak lagi menjadi pilihan dan hanya menjadi aktivitas sampingan.
Tingkat kebutuhan hidup, dengan hasil tangkapan didapatkan, yang terkadang tidak menentu, membuat sebagian besar nelayan beralih mencari pekerjaan lain yang lebih menjanjikan, mulai dari buruh bangunan hingga menjadi buruh migran ke negara Jiran Malaysia.
“Susah kita hidup sekarang, kalau hanya mengandalkan dari hasil tangkapan ikan sebagai nelayan, mana bisa cukup, harga – harga kebutuhan hidup juga mahal, harus cari pekerjaan lain, biar kebutuhan hidup keluarga bisa tercukupi”.
Menurutnya, di Desa Selong Belanak sendiri, meski masyarakat masih ada yang menjalani profesisebagai nelayan, tapi hanya sebagian kecil saja dan hanya dijadikan pekerjaan sampingan, kebanyakan masyarakat pergi ke Kota jadi buruh bangunan dan jadi buruh migran ke Malaysia.


Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi

Lihat juga...