KAMIS 3 NOVEMBER 2016
BALIKPAPAN – Hingga Desember 2016, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Balikpapan memprediksi curah hujan dan cuaca buruk masih terjadi di Balikpapan. Hal itu karena beberapa diantaranya fenomena La Nina dan angin Monsun yang melanda disejumlah wilayah Indonesia.
![]() |
| Kantor BMKG Balikpapan. |
Dengan perkiraan cuaca tersebut, Kasi Data dan Informasi BMKG Balikpapan, Abdul Haris menghimbau agar masyarakat waspada apabila hujan turun disertai angin, dan petir.
“Waspada itu bisa mewaspadai banjir dan longsor khususnya masyarakat yang tinggal di daerah tinggi lebih waspada longsor,” imbaunya, Kamis (3/11/2016).
Haris menjelaskan akhir-akhir ini kota minyak dilanda cuaca hujan. Hal itu karena siklus cuaca wilayah Balikpapan yang dilewati angin Monsun.
“Mungkin masyarakat belum familiar dengan angin Monsun. Jadi memang kita boleh katakan di Balikpapan bulan ini memang musim hujan. Angin Monsun datang dari Australia.
Itu salah satu pembawa masa air. Bukan hanya Balikpapan saja tapi seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Selain itu, terjadinya fenomena La Nina ikut menyebabkan hujan deras di Balikpapan.
Lanjut Haris, faktor globalnya yaitu adanya fenomena La Nina. Disebutnya sebagai fenomena basah. Terutama Indonesia Timur dan Tengah sangat berpengaruh.
Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti