Aneka Tetrikal Semarakkan Parade Surabaya Juang

MINGGU, 6 NOVEMBER 2016

SURABAYA — Ribuan warga Surabaya dan sekitarnya, hari ini, Minggu (6/11/2016) tumpah ruah di jalanan untuk menyaksikan ‘Parade Surabaya Juang’ dalam rangka peringatan Hari Pahlawan. Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 6000 peserta dari 300 komunitas se-Indonesia ini, dimeriahkan dengan parade 10 unit panser, jeep, truk rampasan perang dan ada pula teatrikal pertempuran perang melawan penjajah.
Parade Surabaya Juang ini, dimulai dari Tugu Pahlawan kemudian pawai melewati jalan Kramat Gantung, jalan Tunjungan, jalan Gubernur Suryo. Kemudian berlanjut ke jalan Panglima Sudirman, jalan Urip Sumoharjo, jalan Raya Darmo, Monumen Polri, dan berakhir di Taman Bungkul.
Menurut Sutarno, salah seorang warga yang menyaksikan parade menuturkan, kegiatan ini bisa menjadi hiburan tersendiri bagi warga. “Kemarin diberitahu tetangga tentang kegiatan ini. Dan kebetulan kegiatannya di hari minggu. Jadi sekalian ajak anak dan istri kesininya,” katanya kepada cendananews saat ia sedang asyik menyaksikan teatrikal perang di Jalan Pahlawan bersama kedua anak dan istrinya.
Senada dengan Sutarno, Muhaimin warga Gresik yang juga menyaksikan parade ini menuturkan, ia dan keluarga sengaja datang ke Surabaya untuk menyaksikan kegiatan tahunan ini. “Mumpung hari minggu, sekalian jalan-jalanlah dengan keluarga. Acaranya menarik. Tapi sayang, banyak sampah-sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung yang kurang bertanggungjawab,” keluhnya.
Dalam parade, menampilkan teatrikal pertempuran 10 Nopember di Jalan Pahlawan. Kemudian dilanjutkan teatrikal perang Madiun dan perang Benteng Kedungcowek di Siola.
Dilakukan pula upacara bersama Walikota Surabaya dan para veteran di depan Hotel Majapahit.
Selain itu, digelar pula teatrikal pidato Bung Tomo dan perang Surabaya di depan Monumen Bambu Runcing. Dilanjutkan, teatrikal penurunan bendera Jepang dan pengibaran bendera Merah Putih di jalan Polisi Istimewa. Saat sampai di depan gedung SMAK Santa Maria ditampilkan lagi teatrikal perang 10 Nopember. Terakhir saat iring-iringan parade sampai di garis finish yakni di Taman Bungkul, kembali teatrikal pidato Bung Tomo ditampilkan yang melibatkan seluruh peserta parade. 


Jurnalis : Nanang Wp / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Nanang Wp

Lihat juga...