Tekan Biaya, Petani Gora Gunakan Pestisida Bersihkan Lahan dari Rumput Liar

MINGGU, 30 OKTOBER 2016

LOMBOK — Menghemat biaya pengelohan lahan pertanian, sebagian petani Gora Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat memilih menggunakan obat pestisida untuk membersihkan rumput liar  di lahan yang hendak ditanami padi dengan sistem Gora.
Sejumlah ibu – ibu, Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Tengah saat  menanam padi gugur ancah pada lahan yang sudah disemprot menggunakan obat pestisida, supaya rumput liar tidak tumbuh
Bakri, petani Desa Mangkung, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengatakan mengatakan, membersihkan rumput liar yang tumbuh di lahan yang hendak ditanami padi Gora dengan menyemprotkan obat pestisida meracun rumput liar, lebih praktis dan hemat.
“Kalau dihitung, biaya menggunakan racun rumput, jauh lebih hemat dari sisi biaya, kalau dibandingkan dengan mengupah buruh tani,” kata Bakri di Lombok Tengah, Minggu (30/10/2016).
Nurmayanti, petani lain menambahkan, kalau menggunakan racun rumput, biaya dikeluarkan tidak sampai satu juta, lahan langsung ditanam termasuk tanpa mengolahnya menggunakan traktor.
Bandingkan kalau menggunakan tenaga buruh, biaya dikeluarkan untuk membersihkan rumput, apalagi mengolahnya lagi menggunakan mesin traktor hingga siap tanam, biaya dikeluarkan bisa membengkak, tiga sampai lima juta.
“Uang jelang musim tanam seperti sekarang susah kita dapatkan, kecuali berutang, berutang juga kalau ada yang kasih, apalagi musim tembakau kemarin juga hampir semua petani mengalami gagal panen, jadi harus pandai – pandai siasati,” tutupnya.

Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi

Lihat juga...