RABU, 26 OKTOBER 2016
BALIKPAPAN — Kampanye program yuk nabung saham terus digencarkan Bursa Efek Indonesia untuk meningkatkan jumlah investor yang berinvestasi di bursa saham. Kalimantan Timur misalnya kini jumlah investor hingga September 2016 mencapai 7.400 orang. Jumlah itu terus bertumbuh, meski ekonomi daerah belum membaik.

Saat ini jumlah investor baru untuk pasar saham di Kaltim pada tahun ini mengalami pertumbuhan sekitar 20 persen. Dari pertumbuhan itu, ada lima daerah yang pertumbuhannya cukup bagus diantaranya Balikpapan sebanyak 3.721 investor, Samarinda sebanyak 2.261 investor dan Bontang mencapai 701 investor. Daerah lainnya yang juga pertumbuhan bagus yakni Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Timur.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Balikpapan Dinda Ayu Amaliya mengungkapkan dari jumlah 7.400 itu mereka yang memiliki login Single Investor Identification (SID) 6.400 orang, sedangkan yang login hanya 814 orang.
“Padahal login ini sebagai akses bagi investor untuk memonitoring pergerakan kinerja termasuk memonitoring tindak yang merugikan di portopolio yang dipercayakan kepada investor,” ucapnya dalam workshop yuk nabung saham, Rabu (26/10/2016).
Dinda mengaku jumlah investor yang ada di Kaltim masih kecil, sehingga diperlukan edukasi yang gencar. Tak hanya itu ia menilai, literasi masyarakat Kaltim soal pasar saham masih kurang karena itu butuh sosilisasi dan edukasi yang terus dilakukan.
“Salah satu cara untuk mendongkrak jumlah investor saham di Kaltim kami terus gelar workshop salah satunya bersama wartawan. BEI bersama dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia semakin gencar melakukan edukasi dan sosialisasi,” serunya.
Sementara itu, program sosialisasi pasar modal BEI Yuk Nabung Saham juga diisi oleh Kepala Unit Pengembangan Layanan KSEI, Amrizal Arief yang membawakan materi mengenai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian serta program-program KSEI khususnya terkait Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) dan rekening dana nasabah.
Turut hadir sebagai pembicara dalam Workshop Wartawan Balikpapan adalah Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Tenggara Anan Hamin yang menyampaikan sosialisasi terkait program Amnesti Pajak pemerintah Indonesia.
Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti