BANDUNG — Putri Indonesia Jawa Barat 2016, Evan Lysandra mengaku sangat terinspirasi dengan perjuangan para atlet difabel di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV. Menurutnya, meski dengan segala keterbatasan, namun demi mengejar mimpi, mereka tetap berjuang sekuat tenaga.
Ia mengaku banyak sekali pelajaran yang bisa diambil di ajang ini. Kerasnya tekad dan perjuang para atlet dalam meraih prestasi menjadi hal yang patut untuk ditiru.
“Peparnas XV ini sangat mengiinspirasi bagaimana keterbatasan menjadi bukan keterbatasan,” ujat Lysandra, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, kemarin (19/10/2016).
Tak hanya itu, perjuangan mereka dalam membawa nama daerah patut diacungi jempol. Dengan mengesampingkan keterbatasan, mereka berjuang layaknya pahlawan bagi daerahnya masing-masing.
Apalagi, untuk bisa berlaga diajang olahraga empat tahunan ini, para atlet harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Dan, tidak semua atlet bisa dengan mudah berlaga di Peparnas lantaran harus melewati tahapan seleksi terlebih dahulu.
“Bukan hanya atlet Pekan Olahraga Nasional(PON) yang diapresiasi, tapi atlet peparnas juga harus lebih diapresiasi karena mereka pun sama-sama berjuang demi nama daerahnya,” ujar dia.
“Dalam sehari meraka bisa berlatih sampai 6 Jam, itu sangat luar biasa. Jadi prestasi yang meraka dapat bukan cuma-cuma tapi dengan persiapan, usaha keras untuk menggapainya,” imbuhnya.
Sebagai orang Jawa Barat, Lysandra mendukung penuh kontingen daerahnya yang berlaga di Peparnas XV ini. Apalagi jika melihat raihan medali emas yang sudah dikumpulkan, Jabar kini memimpin dengan perolehan emas terbanyak.
“Saya bangga pada kontingen Jabar yang berlaga pada Peparnas XV kali ini dan sudah banyak mengumpulkan medali emas. Jangankan medali sebanyak itu, meraih satu medali pun sangat sulit butuh perjuangan yang luar biasa,” ujarnya.