Pecinta Sungai Gelar Upacara Sumpah Pemuda di Sungai Kuning

JUM’AT, 28 OKTOBER 2016

YOGYAKARTA — Puluhan pemuda dari berbagai elemen dan instansi di lingkungan Kabupaten Sleman, menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di bantaran Sungai Kuning, Dusun Sempu  Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Jumat (28/10/3016).
Meski harus bersusah payah menyeberangi aliran Sungai Kuning yang dangkal namun cukup sulit dilewati, puluhan pelajar, relawan, TNI dan POLRI, serta pecinta sungai dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Asosiasi Komunitas Sungai Yogyakarta (AKSY), antusias mengikuti upacara bendera di kawasan bantaran sungai.
Upacara bendera dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda itu sengaja digelar di Sungai Kuning, sebagai upaya komunitas peduli sungai setempat dalam mewartakan keberadaan Sungai Kuning yang fungsi dan perannya sangat vital, namun kini dalam kondisi rusak akibat penggalian pasir.
Salah satu penggiat Komunitas Pelestari Sungai Kuning, Adi Irawan, ditemui usai upacara mengungkapkan, upacara bendera Hari Sumpah Pemuda dengan tema Darurat Sungai Kuning, merupakan upaya mengkampanyekan sekaligus menggerakkan para pemuda untuk lebih mencintai dan peduli terhadap alam dan sungai. 
Sungai Kuning, kata Adi, saat ini kondisinya cukup parah. Kerusakan tebing dan vegetasi akibat penggalian pasir ilegal yang merusak tebing telah dirasa sedemikian mengancam pemukiman. Saat ini, menurut Adi, jarak bantaran Sungai Kuning dengan pemukiman hanya sekitar 10-15 meter.
Padahal, lanjut Adi, Sungai Kuning merupakan salah satu sungai utama di Yogyakarta, karena langsung berhulu di Gunung Merapi. Selain itu, sejumlah mata air di kawasan Sungai Kuning yang begitu banyak juga belum dimanfaatkan maksimal.
“Melalui upacara bendera memperingati Sumpah Pemuda ini, kita ingin mengajak dan menggerakkan para pemuda untuk turut serta menjaga lingkungan alam, terutama sungai sebagai sumber air”, jelasnya.
Upacara bendera Hari Sumpah Pemuda di Sungai Kuning, berlangsung khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Unit Sabhara Kepolisian Sektor Ngemplak, Inspektur Satu (Iptu) Panuju. Dalam amanatnya, Panuju mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan, termasuk dalam menjaga kelestarian alam dan sungai.


Jurnalis : Koko Triarko / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Koko Triarko

Lihat juga...