Masyarakat Keluhkan Minimnya Sarana dan Prasana di Pelabuhan Pulau Gili Raja

JUMAT, 21 OKTOBER 2016

SUMENEP — Minimnya sarana dan prasarana yang ada di pelabuhan Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sering dikeluhkan oleh masyarakat daerah setempat. Ketika air laut sedang surut, warga yang hendak melakukan menyeberangan harus berjalan ke tengah laut agar bisa tiba ke perahu pengangkut penumpang, sebab perahu tersebut tidak bisa sandar ke dermaga akibat air yang dangkal dan banyaknya karang di bibir pantai.

Apabila kondisi air laut sedang pasang, warga yang hendak bepergian ke wilayah daratan dengan menumpang perahu harus berbasah-basahan terlebih dahulu, karena banyaknya karang serta dangkal air laut, perahu penumpang yang biasa beroperasi tidak bisa sandar kepinggir laut. Sehingga mereka mencebur ke laut sambil berjalan kaki denga jarak sekitar kurang lebih 100 Meter untuk naik perahu kecil yang kemudian mengantarkan ke perahu penumpang di tengah laut.
“Keberadaan pelabuhan yang kurang memadai ini memang sudah sejak dulu, tetapi sampai sekarang belum ada upaya pemerintah merubah ke yang lebih baik. Karena itu selalu bikin susah masyarakat ketika hendak naik perahu saat kondisi air laut sedang surut, sebab mereka harus melintasi air laut menuju perahu kecil agar bisa sampai ke perahu penumpang,” kata Syaiful Anang, salah seorang Tokoh Pemuda Pulau Gili Raja, Kabupaten Sumenep, Jumat (21/10/2016).
Disebutkan, kondisi pelabuhan yang kurang memadai mestinya menjadi perhatian serius oleh pemerintah daerah, karena tempat itu merupakan kebutuhan masyarakat banyak saat hendak menyeberangi lautan. Namun meskipun pelabuhan sudah ada, tetapi tidak berfungsi secara maksimal, maka sama dengan tiada, sehingga kebutuhahan masyarakat belum terpenuhi secara utuh.
“Meskipun ada dermaga seperti ini, tetapi ketika air laut sedang surut, masyarakat harus basah agar bisa naik perahu. Karena keberadaan pelabuhan ini kurang jauh ke tengah, sehingga hanya bisa difungsikan ketika air laut sedang pasang. Ini yang perlu diperhatikan pemerintah, kasihan masyarakat yang ada di pulau ini,” jelasnya.

Sampai sekarang kondisi pelabuhan yang belum memadai tersebut semakin menambah lengkap penderitaan bagi masyarakat pulau, karena bukan fasilitas itu saja yang kurang memadai, tetapi masih banyak fasilitas lain yang juga perlu diperhatikan oleh pemerintah. 

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : M.Fahrul

Lihat juga...