LAMPUNG — Pekon (Desa) Air Kubang di Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus merupakan sebuah daerah yang berada di wilayah sekitar bendungan Batu Tegi. Penduduknya sebagian besar menggantungkan hidup dari bertani dan berkebun, diantaranya tanaman kopi, kelapa, sayur mayur. Keterbatasan ekonomi tersebut bahkan membuat sebagian anak-anak usia sekolah menengah pertama (SMP) tidak melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas (SMA). Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan bagi Tamar Widadi, pemuda yang rela meninggalkan kampungnya untuk menuntut ilmu di bangku kuliah di Metro di jurusan olahraga. Pulang ke kampungnya keprihatinan pemuda ini akan anak anak putus sekolah membuatnya ingin memajukan desanya.
Berbekal keinginan yang tinggi, Tamar mengaku mencari beragam buku yang berkaitan dengan pengetahuan yang bisa diterapkan masyarakat terutama, buku buku pertanian dan perkebunan. Sebagian buku dibelinya dan sebagian merupakan donasi dari berbagai donatur. Seiring dengan bertambahnya buku dan minat anak anak untuk membaca ia mulai mendirikan rumah baca (Rubaca) Jalosi Sanak Negeri yang akhirnya menarik perhatian para anak usia sekolah dari tingkat TK hingga SMP dan sebagian SMA. Meski demikian kegiatan rumah baca Jalosi Sanak Negeri masih menempati rumah yang ditinggali bersama orangtuanya.
“Saya belum memiliki tempat khusus untuk kegiatan belajar bahkan rak rak buku saya buat menggunakan kayu dan bambu seadanya, sebagian masih disimpan di kardus dan sebagian disusun di rak yang ada di ruangan ini,”ungkap Tamar Widadi kepada Cendana News, Jumat (21/10/2016).
Tamar Widadi mengungkapkan, masih akan menambah rak buku yang kini dimilikinya dengan kayu yang lebih bagus. Beberapa buku yang masih disimpan dalam kotak kotak tersebut rencananya akan dibuatkan rak khusus yang lebih baik dari sebelumya karena dikuatirkan sebagian buku akan rusak jika disimpan dalam kardus terus menerus. Kondisi tempat penyimpanan buku yang masih seadanya tersebut tidak lantas menyurutkan niatnya menularkan kegiatan literasi dengan mengumpulkan anak anak usia sekolah saat sore hari sepulang dirinya mengajar sebagai guru honorer mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan.
Sebagian besar anak anak yang belajar di rumahnya diajari membaca, menulis, membuat kerajinan tangan yang dibantu oleh sukarelawan lain. Ia berharap rumah baca yang kini sudah dikenal oleh sebagian besar anak anak di tempat tersebut bisa memiliki ruangan khusus sekaligus lengkap dengan rak rak buku karena selama ini dirinya masih menggunakan ruang tamu di rumah orangtuanya. Tamar Widadi tetap berharap ada donatur yang bisa memberikan donasi buku buku yang bisa dipergunakan sebagai bahan bacaan bagi masyarakat terutama buku buku pertanian dan perkebunan. Donatur yang ingin medonasikan buku buku bisa menghubunginya di nomor 085769464132.
Ratusan buku berbagai jenis yang disimpan di salah satu kamar di rumahnya hingga saat ini masih tersimpan di rak rak yang masih jauh dari sempurna. Berikut kondisi rak rak buku yang dimiliki oleh rumah baca Jalosi Sanak Negeri yang telah menggerakkan semangat membaca di salah satu pekon di wilayah Kabupaten Tanggamus Lampung.