Januari Hingga September 2016, Kasus DBD di NTB Capai 2500 Kasus

JUM’AT, 28 OKTOBER 2016

MATARAM — Berdasarkan Data Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), terhitung. Sejak Januari sampai bulan September 2016, kasus Demam Berdarah (DBD) yang terjadi di seluruh Kabupaten Kota NTB mencapai 2500 kasus.
“Dari Januari hingga akhir September 2016 saja jumlah kasus DBD di

NTB sebesar 2500, dimana puncaknya terjadi pada Februari sampai April” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Nurhandini Eka Dewi di Mataram, Jum’at (28/10/2016).

Menurutnya, jumlah tersebut tidak menutup kemungkinan akan bertambah jumlah hingga Desember mendatang dan DBD memang sudah pasti ada terjadi setiap tahun.
Ia mengatakan, masih tingginya jumlah kasus DBD di NTB tidak terlepas dari kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga pola hidup sehat masih sangat rendah, dengan membuang sampah secara sembarangan.
“Tidak bisa kita salahkan siapapun, yang jelas kalau mau memberantas DBD kembali ke teori klasik, dengan menerapkan pola 3 M, yaitu menguras, menutup dan mengubur” katanya.
Lebih lanjut ia menambahkan, masih tingginya kasus DBD sebenarnya tidak saja terjadi di NTB, tapi juga seluruh Indonesia, karena itulah di hari kesehatan nasional nantinya, kita akan launcing program penanganan DBD dengan pelibatanan partisipasi masyarakat.


Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi

Lihat juga...