Dirjen Kemenlu Resmikan Pusat Studi ASEAN UNS

KAMIS, 27 OKTOBER 2016

SOLO —  Pusat Studi ASEAN (PSA) sebagai salah satu research centre di Lembaga Penelitian dan Pengabdian  Masyarakat (LPPM) UNS Solo resmi dibuka oleh Direktur Jendral Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Dengan Dibukanya PSA, diharapkan peran aktif akademisi  memberikan masukan kepada pemerintah.
Dirjen Kerjasama ASEAN Kementrian Luar Negeri (Kemenlu), Jose Tavares mengatakan, kerjasama pusat studi ASEAN dengan Kemenlu telah memberikan banyak manfaat. Baik di bidang keilmuan, maupun Perguruan Tinggi memberi rekomendasi kepada pemerintah melalui pemikiran out of the box. 
Output-nya adalah pejabat pengambil keputusan memperoleh masukan dari pemikiran tajam akademisi,” ucap Jose Tavares dalam rilisnya yang diterima Cendana News, Kamis(27/10/2016).
.
Dijelaskan, keberadaan PSA  yang diinisiatif oleh Kementerian Luar Negeri RI bertujuan memasyarakatkan Masyarakat ASEAN di tingkat nasional. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman dan rasa kepemilikan bersama di antara semua pemangku kepentingan dan anggota masyarakat mengenai arti penting dan manfaat Masyarakat ASEAN. 
“ASEAN semakin ke depannya dituntut untuk dapat memberikan manfaat kongkret bagi masyarakat umum,” lanjutnya.
PSA juga diharapkan dapat menjadi mitra handal pemerintah dalam upaya penyebarluasan informasi mengenai perkembangan terkini ASEAN dan memperoleh masukan serta rekomendasi bagi penyusunan kebijakan. 
“PSA juga diharapkan menjadi wadah yang dapat memberikan kesetaraan akses bagi masyarakat. Terutama kalangan akademisi, untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses perwujudan Masyarakat ASEAN,” imbuhnya.
Melalui peresmian PSA di UNS, diharapkan masyarakat Solo dan sekitarnya dapat memperoleh informasi dan pemahaman yang benar mengenai ASEAN serta mampu memanfaatkan peluang integrasi Masyarakat ASEAN. 
“PSA di UNS adalah yang ke 21 di Indonesia yang telah diresmikan melalui tandatangan nota kesepahaman antara Dirjen Kerjasama ASEAN Kemenlu dengan UNS,” tambah Rektor UNS Ravik Karsidi.
Disebutkan Ravik Karsidi, PSA di UNS menekankan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, pengkajian ilmiah dan pengabdian masyarakat. Pusat Studi ASEAN juga sebagai salah satu pusat penelitian di LPPM UNS. 

Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Harun Alrosid

Lihat juga...