SELASA, 2 AGUSTUS 2016
MATARAM — Dalam pandangan sebagian masyarakat, ketika berbicara masalah orang pandai membaca kitab, tilawah qur’an termasuk kaligrafi, selalu yang dijadikan rujukan adalah anak santri dari pondok pesantren yang banyak belajar ilmu agama.

Tapi anggapan tersebut tidaklah benar seratus persen, qori, qoriah maupun ahli kaligrafi juga banyak bisa ditemukan dari luar pondok pesantren, termasuk dari kalangan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hendro Budi Sungkowo asal Kalimantan Barat (Kalbar) misalkan, merupakan satu -satunya peserta lomba kaligrafi golongan kontemporer dari unsur TNI dari sekian ratus peserta lomba kaligrafi yang ikut berlomba di ajang MTQN NTB.
“Dari ratusan teman – teman peserta lomba kaligrafi di ajang MTQN, saya memang satu – satunya peserta dari unsur TNI, tapi tidak masalah” kata Hendro kepada Cendana News, Selasa (2/8/2016).
Ia mengatakan, dirinya bisa lolos mengikuti lomba kaligrafi tingkat nasional di NTB setelah melalui proses seleksi di tingkat Provinsi Kalbar bersama peserta lain dalam golongan lomba kaligrafi lain, antara lain, golongan kaligrafi naskah, dekorasi dan mushaf.
Diakuinya pada lomba kaligrafi nasional di NTB, banyak peserta lain yang mungkin kemampuan seni menulis al-qur’annya bagus, tapi hal tersebut tidak menjadi persoalan, yang penting sudah ikut berpartisipasi dan berusaha menghasilkan karya terbaik, sesuai kemampuan dimiliki.
“Masalah juara atau tidak, nanti dewan jurilah yang menentukan, yang penting sudah berusaha menghasilkan karya terbaik” ungkapnya.
Lebih lanjut Hendro mengatakan, untuk terus mengasah kemampuan seni kaligrafi dimiliki, di tempat ia telah mendirikan asosiasi kaligrafi di bawah naungan pondok pesantren Darussalam,belajar bersama.
Selain itu, dari kemampuannya menulis seni kaligrafi al-qur’an ia juga banyak mendapatkan pesanan dari kantor pemerintahan, termasuk warga yang ingin menghiasi rumahnya dengan lukisan seni kaligrafi, termasuk di kantornya berdinas.
“Jadi menulis dan mempelajari kaligrafi al-qur’an, selain merupakan bagian dari seni,menulis kaligrafi juga bisa mendatangkan keuntungan secara ekonomi” tutupnya.(Turmuzi)