TKI Asal Sumenep Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Bertambah Menjadi Tiga Orang

RABU, 27 JULI 2016

SUMENEP — Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang menjadi korban kapal tenggelam pengangkut imigran asal negara Indonesia di Johor, Malaysia, terus bertambah. Hal itu diketahui setelah adanya informasi terbaru yang diterima oleh pemerintah daerah setempat bahwa masih ada dua korban yang juga meninggal dunia dari insiden tersebut, sehingga korban meninggal secara keseluruhan menjadi tiga orang.

Sukirman, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep.
Informasi mengenai bertambahnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal wilayah ujung timur Pulau Madura ini berdasarkan hasil kordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru – Malaysia. Dimana surat keterangan kematian yang disampaikan ada dua, sehingga korban yang meninggal tersebut bertambah dua orang dari sebelumnya.
“Ya sampai sekarang korban meninggal dunia akibat insiden kapal tenggelam bertambah dua orang, sehingga secara keseluruhan menjadi tiga orang, dua diantaranya perempuan dan satu laki-laki. Kalau informasi yang kami terima sebelumnya hanya satu orang, tetapi hari ini bertambah,” kata Sukirman, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Rabu (27/7/2016).
Disebutkan, bahwa saat ini pihaknya akan terus melakukan upaya untuk menghubungi pihak keluarga kedua korban yang datanya baru diketahui, sehingga untuk penjemputan jenazah nanti keluarganya bisa turut datang secara bersama pihak pemerintah daerah. Karena sekarang ini pihaknya juga sedang menjemput salah satu jenazah yang dipulangkan lebih awal.
“Kalau jenazah yang dua ini kemungkinan dipulangkan besok secara bersamaan, tetapi yang satu dipulangkan lebih awal. Jika sesuai jadwal pukul 21.20 WIB tiba ke Surabaya, sehingga kemungkinan besar tiba ke Sumenep pukul 01.00 WIB,”pungkasnya.
Diketahui, pada sebelumnya korban yang meninggal dunia hanya satu orang yaitu, atas nama Rusida, warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean, tetapi kini sudah bertambah dua orang lagi, diantaranya, atas nama Farida, warga Dusun Pasar Baru, Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, dan atas nama Salim, warga Dusun Pasar Baru, Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa.
Sementara dua korban dinyatakan selamat yaitu, bernama Muhawan, warga Desa Dandung, Kecamatan Kangayan dan Ariffin Bin Marsaha, warga Desa Sitembang, Kec. Arjasa. Sehingga korban kapal tenggelam asal daerah ini di perairan Pantai Batu Layar, Johor, Sabtu (23/07/2016) beberapa waktu lalu menjadi sebanyak lima orang. (M. Fahrul)
Lihat juga...