SABTU, 9 JULI 2016
YOGYAKARTA — Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara, membagikan 750 paket sembako bagi warga kurang mampu di Desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Sabtu (9/7/2016). Sejak pagi, ratusan warga desa tersebut telah berkumpul di kawasan Pasar Ledoksari, menunggu kedatangan Presiden.
![]() |
| Presiden bagi paket sembako bingkisan hari raya di Ledoksari |
Sebanyak 750 warga kurang mampu di Desa Bokoharjo, menerima bingkisan hari raya berupa paket sembako dari Presiden Joko Widodo. Pembagian paket bingkisan hari raya diberikan di komplek Pasar Ledok di Dusun Ledoksari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Warga penerima paket sembako bingkisan hari raya Idhul Fitri sebelumnya telah diberi kupon, untuk kemudian ditukarkan dengan paket bingkisan.
Namun demikian, Presiden yang datang bersama Ibu Negara tak memberikan sepatah pun kata sambutan. Pihak protokoler kepresidenan juga melarang awak media untuk mendekat dan mengajukan pertanyaan apa pun kepada presiden asal Solo, Jawa Tengah.
![]() |
| Presiden bagi buku tulis |
Sementara itu, selain membagikan bingkisan hari raya berupa paket sembako, Presiden juga membagi-bagikan puluhan buku tulis kepada anak-anak. Tak beberapa lama kemudian, Presiden meninggalkan lokasi, setelah memberi kesempatan kepada sejumlah warga untuk berfoto bersama. Presiden lalu melanjutkan kunjungan ke Gedung Agung Yogyakarta, guna menggelar open house atau syawalan bersama masyarakat luas. Setelah itu, Presiden mengunjungi Malioboro dan kembali membagikan lagi paket sembako sebagai bingkisan hari raya di Kampung Badran, Yogyakarta. Setelah itu, Presiden menuju Bandara Adisucipto untuk kembali ke Jakarta.
Dusun Ledoksari dipilih sebagai lokasi pembagian paket sembako karena merupakan dusun dengan jumlah penduduk kurang mampu dan miskin paling banyak dari 12 Dusun lain yang ada di Desa Bokoharjo. Menurut Kepala Desa Bokoharjo, Dody Herianto, di Dusun Ledoksari tersebut bahkan sebagian warganya berprofesi sebagai pemulung. (koko)
