MINGGU, 17 JULI 2016
MATARAM — Pelaksanaan Musabbaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-26 di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa hari lagi akan dilangsungkan, berbagai persiapan terus dilakukan untuk menunjang selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Salah satu kebutuhan utama paling krusial untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan MTQN di Islamic Center (IC) Mataram adalah kebutuhan akan suplai listrik, baik di pusat pelaksanaan MTQN maupun kebutuhan lampu penerang jalan Kota Mataram dan Bandara Internasional Lombok (BIL).
Untuk mencukupi kebutuhan listrik, Pemerintah Daerah (Pemda) NTB sendiri bersama PLN akan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plan 1×25 Mega Watt yang diresmikan Presiden Jokowi pada Juni. Lalu.
“Kondisi kebutuhan energi listrik di 11 venue sudah terpetakan dengan baik. Secara umum pada saat MTQ kondisi kelistrikan aman, karena pada sistem kelistrikan lombok akan mengalami penambahan daya sebesar 25 MW yang bersumber dari PLTG MPP 2×25 MW di Jeranjang kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi NTB, Husni saat ikut memantau persiapan lokasi MTQN di IC Mataram, Minggu (17/7/2016).
Menurutnya, dirinya selaku koordinator telah berbagi tugas dan tanggung jawab dengan GM PT PLN, PT NNT, PT PERTAMINA dan juga BPBD provinsi NTB. PLTG MPP 1 X 25 MW di Jeranjang Lombok Barat sudah bisa dimanfaatkan saat MTQ.
Persiapan sudah lebih dari 80 persen dan first sincron ke sistem dilakukan 28 juli mendatang, termasuk juga menyiapkan genset cadangan 500 KVA di venue utama.
“Lampu penerangan LED akan segera terpasang di venue utama dan lokasi EXPO. Jalur by pass BIL I dan II hingga bundaran jalan Lingkar selatan Kota Mataram dan dipastikan sudah menyala semua mulai 27 Juli”pungkasnya(Turmuzi)