Maret 2016 Jumlah Penduduk Miskin NTB Mencapai 16,48 Persen

SENIN, 18 JULI 2016

MATARAM—Berdasarkan hasil sensus ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB), jumlah penduduk miskin mencapai 804,44 ribu orang atau 16,48 persen. 

 

“Dari sisi persentase, dibandingkan dengan Maret 2015, jumlah penduduk miskin mengalami penurunan sebesar 19,45 ribu orang, dimana dari sisi persentase, jumlah penduduk miskin pada Maret 2015 mencapai 17,10 persen,” kata Sunarno selaku Kepala Bidang Statistik Sosial BPS NTB saat menyampaikan rilisnya di Mataram, Senin (18/7/2016).

Menurutnya, meski dari sisi persentase mengalami penurunan, tapi dari segi jumlah penduduk pada Maret 2016 justru mengalami kenaikan dibandingkan penduduk miskin bulan September 2015 yang berjumlah 802,29 orang atau 16,54 persen.

Bertambahnya penduduk miskin sendiri disebabkan karena kenaikan harga barang kebutuhan pokok, akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Ini memicu kenaikan inflasi yang cukup tinggi.

“Masalah kenaikan harga kebutuhan pokok dan BBM selama ini termasuk yang paling berpengaruh terhadap kemiskinan penduduk, karena bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama masyarakat rumah tangga,” tutupnya.

Akibatnya jumlah dan persentase penduduk miskin di NTB dari 816.621 jiwa atau 17,05 persen pada September 2014 menjadi 823.886 atau 17,10 persen pada Maret 2015. (Turmuzi)

Lihat juga...