Helicopter TNI AD Jatuh di Pemukiman Warga Dusun Kowangan, Kalasan, Sleman

JUMAT, 8 JULI 2016

YOGYAKARTA — Sebuah pesawat Helicopter HA-5073 milik TNI AD, terjatuh di kawasan pemukimam warga dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Jumat (8/7/2016), sore ini. Tiga penumpang tewas dan tiga lainnya kini dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Kalasan, Sleman.

Suasana Dusun Kowang mendadak gempar, menyusul jatuhnya Helicopter yang menimpa tiga rumah milik warga dusun setempat, yakni Ny. Karnaen, Suparno, dan Heru. Helicopter jatuh tepat menimpa ruang dapur dan kamar tidur belakang rumah Suparno. Beruntung, pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri, begitu mendengar suara gemuruh yang disangkanya gempa bumi.
Putri sulung Suparno yang saat kejadian berada di rumah, Sri Suprapti (28), mengatakan, begitu mendengar suara gemuruh menakutkan itu ia dan dua anaknya segera berlari keluar rumah bersama ibunya, Ny. Sugiyarti (42). Setelah berada di luar, suara berdebam keras menghantam bagian belakang rumah dan baru diketahui jika suara gemuruh tersebut ternyata helicopter jatuh.
“Sebelum kejadian itu, saya sedang memasak air di dapur. Untung saya langsung lari keluar”, kata Sri, saat diitemui di RS Bhayangkara.
Sri berada di rumah sakit itu karena menunggu ibunya yang juga terpaksa dirawat karena shock atas peristiwa tersebut. Sementara itu, sebelum pihak berwenang datang ke lokasi, sejumlah warga langsung melakukan evakuasi korban dan membawanya ke RS Bhayangkara. Namun demikian, sesaat kemudian petugas kepolisian dan TNI AU segera datang mengamankan lokasi. Tampak di lokasi Kepala Kepolisian DI Yogyakarta, Brigadir Jenderal Polisi Prasta Wahyu Hidayat dan Wakil, Komisaris Besar Polisi Abdul Hasyim Gani.
Kendati belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang, namun berdasar informasi yang dihimpun di lapangan menyebut, semua korban berjumlah 6 orang, dan 3 di antaranya meninggal dunia. Data korban yang diperoleh dari petugas kepolisian di RS Bhayangkara menyebut, tiga korban tewas adalah Sersan Dua Sirait, Aji Juang, dan seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya. Sedangkan tiga korban luka adalah Kopral Dua M Rozikin, Serka Ruqmad dan Serka Tiktus Renekditus Sinaga. 
Hingga berita ini diturunkan, bangkai pesawat helicopter dalam keadaan ringsek belum dievakuasi dan dijaga ketat petugas. Sementara, tiga koban luka dipindahkan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara Dr. S Harjolukito. (koko)
Lihat juga...