SENIN, 18 JULI 2016
JAKARTA — Bertempat di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, Jalan Dr. Soetomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat, saat ini sedang berlangsung acara jumpa pers antara Kepala BPS Pusat dengan Kepala-kepala BPS di seluruh Provinsi di Indonesia dan beserta para awak media, baik media cetak maupun media elektronik.
Acara jumpa pers terkait dengan perkembangan kemiskinan di Indonesia pada bulan Maret 2016 tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala BPS Pusat Drs. Suryamin. Acara jumpa pers yang diadakan di Gedung III kompleks Kantor Pusat BPS tersebut dimulai tepat pada pukul 11:00 WIB, Senin siang (18/7/2016).
Menurut data resmi yang dirilis dari BPS Pusat, penduduk miskin Indonesia hingga bulan Maret 2016 tercatat sebesar 10,86 % atau sekitar 28,01 juta orang. Sedangkan pada bulan Maret 2014 penduduk miskin tercatat sebesar 11,25 % atau sekitar 28,28 juta orang, pada bulan September 2014 penduduk miskin tercatat sebesar 10,96 % atau sekitar 27,73 juta orang.
Sementara itu, pada bulan Maret 2015, total jumlah penduduk miskin di Indonesia tercatat sebesar 11,22 % atau sekitar 28,59 juta orang, sedangkan total jumlah penduduk miskin pada bulan September 2015 tercatat sebesar 11,13 % atau sekitar 28,51 juta orang.
Namun apabila dibandingkan antara bulan Maret 2016 dengan bulan September 2015 yang lalu, jumlah penduduk miskin di Indonesia tercatat cenderung mengalami penurunan sebesar 0,36 % atau sekitar 0,5 juta orang dari total penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 280 juta orang.
Drs. Suryamin, Kepala BPS Pusat mengatakan “jumlah penduduk miskin hingga bulan Maret 2016 tercatat sebesar 10,86 % dari total keseluruhan jumlah penduduk di Indonesia atau sekitar 28,01 %, namun ternyata jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014 dan tahun 2015, jumlah penduduk miskin di Indonesia cenderung mengalami penurunan, salah satu penyebabnya adalah rendahnya laju inflasi di Indonesia” katanya saat jumpa pers di Kantor BPS Pusat, Senin siang (18/7/2016).(Eko Sulestyono)