Unimal Jadi Universitas Penerima Beasiswa Bidikmisi Terbanyak

SELASA, 28 JUNI 2016

LHOKSEUMAWE — Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara menjadi kampus dengan jumlah mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi terbanyak secara nasional. Unimal menduduki peringkat pertama berdasarkan pemgumuman dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek) RI.
“Tahun ini kita menjadi universitas terbanyak mahasiswa bidikmisi yaitu sebanyak 1.320 orang dari 2.648 mahasiswa yang lulus melalui Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri 2016,” ujar Rektor Unimal, Prof. Apridar, kepada Cendana News, Selasa (28/6/2016).
Pendaftar yang mendaftar di kampus yang baru memperoleh akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) tersebut mencapai 10.834 calon mahasiswa. 
“Total pendaftar SBMPTN ke Unimal sebanyak 10.834 calon mahasiswa, dengan peminat Bidikmisi mencapai 6.024 orang,” kata Apridar.
Ia menambahkan, peserta yang sudah lolos SBMPTN di jalur bidikmisi tersebut, juga masih harus melalui tahapan verifikasi yang nantinya dilaksanakan pihak kampus sesuai dengan kuota akhir bidikmisi yang diterima oleh Unimal.
Kata Apridar, jika dalam hasil verifikasi nanti ditemukan adanya hal-hal yang tidak benar sesuai persyaratan dan atau sesuai jumlah kuota yang ada, maka dimungkinkan akan batal. Jika data tidak sesuai, penerima bidikmisi bisa saja gagal menjadi calon mahasiswa di Unimal.
“Jadi kuota akhir berapa jumlah peserta bidikmisi itu belum kita terima. Masih baru sebatas pengumuman saja. Setelah melewati verifikasi data penerima Bidikmisi dan pembahasan kuota di tingkat nasional, kita akan dikabari oleh Kemenristek berapa total akhir mahasiswa yang menerima Bidikmisi tahun ini.”sebutnya.
Terkait beasiswa bidikmisi, Apridar menjelaskan, beasiswa tersebut diberikan untuk calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi akademik yang baik. Beasiswa ini terdiri dari biaya hidup dan biaya pendidikan, dimana biaya hidup langsung ditransfer ke rekening mahasiswa oleh Kemenristekdikti RI, dan biaya pendidikan juga ditransfer ke rekening negara (rekening kampus) oleh Kemenristekdikti RI, melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).
“Besaran beasiswanya yaitu Rp 2,4 juta untuk biaya pendidikan, sedangkan Rp 3,6 juta untuk biaya hidup yang ditransfer langsung ke mahasiswa. Untuk melihat dana itu sudah ditransfer atau belum, bisa dicek secara online. Jadi orang tua juga bisa memonitor kondisi beasiswa putranya,” jelas Apridar.
[Zulfikar Husein]
Lihat juga...