Rusuh Ormas, Kapolda Bali akan Kumpulkan Tokoh Masyarakat

SENIN, 6 JUNI 2016

BALI — Kasus pembunuhan terhadap salah satu pentolan anggota Ormas Laskar Bali di Gianyar beberapa waktu lalu oleh sekelompok pria bercadar, ditanggapi serius pihak Polda Bali. 

Kapolda Bali, Irjen Sugeng Priyanto mengakui bahwa dalam waktu dekat ini akan mengadakan pertemuan dengan unsur pimpinan daerah dan tokoh masyarakat untuk mengatasi permasalahan antar Ormas. 

“Tadi saya sudah bicara dengan Pak Gubernur terkait permasalahan ormas. Ada rencana mengumpulkan unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat untuk mencari satu solusi yang lebih permanen untuk mengakhiri bentrokan ini,” ungkapnya yang ditemui usai donor darah dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-70 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. Sayangnya, Jendral bintang dua ini belum memberikan sedikit gambaran seperti apa solusi permanen dimaksud. 
Dijelaskan, solusi tersebut tidak terlepas dari pembunuhan anggota ormas Dewa Gede Artawan diduga dari kelompok Laskar Bali yang dilakukan sekelompok orang bercadar di Desa Batuan, Sukawati, Jumat (3/6) lalu. 
“Sebelumnya sudah ada kesepakatan antar pimpinan Ormas untuk berhenti bertikai tapi ternyata muncul lagi kejadian,” ujarnya.
Dirinya tidak mau berasumsi dan menduga-duga bahwa kejadian di Gianyar merupakan aksi balas dendam dari keributan di Lapas Kerobokan, hingga disusul bentrok di Jalan Teuku Umar dan berlanjut di Gianyar. 
“Kita tidak boleh curiga pada siapapun sebelum ada alat bukti dan keterangan saksi,” tegas? Jendral, Alumni Akpol 1983 ini.
“Kami sedang melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan pelakunya segera ditangkap dan diproses sesuai hukum. Kami mengimbau kelompok masyarakat agar tidak main hakim sendiri dalam menyelesaikan suatu persoalan,” Imbuhnya lagi.
Untuk diketahui, saat pertikaian bentrok ormas di Lapas Kerobokan, hingga berlanjut di jalan Teuku Umar Denpasar, Polda Bali mengumpulkan sejumlah Pentolan Ormas dari dua kubu yaitu Laskar Bali dan Baladika. Dalam pertemuan itu keduanya menandatangani nota kesepakatan damai.
Namun pertikaian kembali berlanjut, saat sidang kasus pembunuhan ormas di Pengadilan Denpasar. Namun polisi bereaksi cepat dan berhasil menghalau kedua Kubu ormas ini yang sudah menenteng senjata tajam.
[Bobby Andalan]
Lihat juga...