
Bangsa ini kembali memperingati peristiwa penting bagi sejarah Republik Indonesia, yaitu kembalinya Republik Indonesia ke pangkuan Ibu Pertiwi. Seperti diketahui, peristiwa Jogja Kembali pada 29 Juni 1949, merupakan buah perjuangan seluruh rakyat Indonesia, yang sebelumnya telah berhasil melancarkan Serangan Umum (SO) 1 Maret 1949. Serangan umum bersama rakyat dan TNI khususnya Brigade X Daerah Wehrkreise III yang dikomandani oleh Letnan Kolonel Soeharto tersebut, berhasil membuka mata dunia, bahwa NKRI masih berdaulat.
Sementara itu, lanjut Mansyur, sebagai anggota Mapala yang memiliki kemampuan panjat gunung, kegiatan pengibaran bendera raksasa di tubuh monumen dipilih sebagai salah satu kegiatan yang diharapkan mampu menjadi daya tarik. Selain mengibarkan bendera raksasa dan menggelar upacara bendera, rangkaian peringatan Jogja Kembali, menurut Mansyur, sudah dilakukan sejak 8 Juni 2016 dengan membersihkan kawasan dinding puncak Monjali.