P3E Kalimantan Ajak Warga Pahami Manfaat Tanam Bambu

MINGGU, 5 JUNI 2016

BALIKPAPAN — Memperingati hari lingkungan sedunia yang jatuh hari ini (5/6), Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Kalimantan mengajak warga di Balikpapan memahami manfaat tanaman bambu. Hal itu dilakukan setelah sebelumnya telah dilakukan penanaman di kawasan Waduk Manggar yang dilakukan sejak Oktober 2014 lalu.
Kepala (P3E) Kalimantan, Tri Bangun L. Sony mengungkapkan, penanaman bambu, karena waduk tersebut menjadi sumber utama pasokan air warga Balikpapan. Sehingga upaya yang dilakukan pihaknya yakni konservasi bambu.
“Mengapa tanam bambu karena bambu bisa menyerap air hujan sebesar 90 persen dan memperbaiki kandungan tanah. Makanya tahun 2014 kami mulai tanam sebanyak 3.060 batang bambu,” terangnya saat Waduk Manggar, Minggu (5/6/2016).
Ia menjelaskan dari tiga ribu lebih yang ditanam itu, 25 persen nya ternyata tidak hidup atau mati sehingga baru-baru ini kembali ditanam sebanyak 800 batang bambu.
Adapun luas lahan yang ditanami bambu ini seluas 7,5 hektar yang merupakan milik pemerintah kota Balikpapan.
“Rumpun bambu baru mulai berfungsi sesuai dengan manfaatnya pada tahun ke-5 dan akan bermanfaat optimal hingga menghasilkan mata air pada tahun ke-7,” sebut Tri.
Tri mengharapkan tanaman bambu yang ditanam ini dapat menjadi rumpun bambu dan bermanfaat untuk warga Balikpapan, meski diketahui kontur tanah Kalimantan berbeda dengan di Jawa.
Diketahui pada tahun 2014 lalu, Balikpapan sempat terjadi kekeringan karena hujan tak kunjung turun dan waduk manggar kering.
“Harapannya waduk tidak kekeringan dengan konservasi bambu. Apabila tanam bambu ini berhasil bisa dicoba didaerah lain Kalimantan,” tambahnya.
[Ferry Cahyanti]
Lihat juga...