JUMAT, 24 JUNI 2016
LARANTUKA — Dugaan adanya mafia BBM bersubsidi yang beraksi di SPBU Larantuka harus ditelusuri dan ditindak tegas karena akan merugikan banyak pihak, pemilik kendaraan bermotor dan nelayan .

“Semuanya perlu ditelusuri sebab kasihan nelayannya kesulitan BBM sementara yang lain berpesta pora,” ucap Dandim Flotim, Letkol Inf. Dadi Ruusyadi kepada Cendana News, Kamis (23/6/2016).
Disebutkan, jika keadaan tersebut dibirarkan akan berdampak buruk terhadap pasokan para nelayan pemilik kapal motor yang tidak bisa melaut akibat ketiadaan BBM.
Dikatakan, namun bila pembeli mengantongi surat rekomendasi dari Kabag Ekonomi Setda Flotim maka tidak ada persoalan. Surat rekomendasi juga perlu di cek dan ditelusuri, jangan sampai ada penyalahgunaan rekomendasi tersebut dan BBM yang didapat ditimbun.

Kapolres Flotim, AKBP Yandri Irsan saat ditemui wartawan usai kegiatan menyebutkan, sudah ada regulasinya mana BBM subsidi dan non subsidi dan mana yang harus didistribusikan ke pulau-pulau.
“Kalau memang itu bertentangan dengan undang-undang Polres Flotim akan tindak lanjuti. Kami sedang lakukan penyelidikan,” tegasnya.
Lanjutnya, saat ini Polres Flotim sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan karena polisi itu digaji oleh masyarakat maka tugas polisi membantu masyarakat. Jangan sampai masyarakat merasa hidupnya susah.
[Ebed De Rosary]