JUMAT, 3 JUNI 2016
BANDUNG — Sebanyak 458 kader pemuda antinarkoba se-Jawa Barat (Jabar) siap perangi ancaman di Indonesia. Mereka dikukuhkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi di Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (3/6/2016).

Para pemuda ini bertugas mensosialisasikan bahaya Narkoba kepada masyarakat. Khususnya kepada teman sebaya, yang memiliki kecenderungan lebih besar untuk mencicipi benda terlarang itu. Mereka nantinya akan bekerjasama dengan pihak berwajib, baik itu dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun Kepolisian.
“Program berikutnya mereka merekrut rekan sebaya menyadarkan masyarakat yang ada di masing-masing dan mereka akan bekerjasama dengan BNN dan Polisi untuk menyadarkan masyarakat,” tutur Imam.
Karena, keberadaan narkoba di Indonesia kian akut, bahkan sudah masuk ke Lembaga Pendidikan. Tentu saja hal ini membahayakan negara yang bertujuan mencetak anak muda sebagai calon pemimpin masa depan.
“Kalau BNN bergerak sendiri, Polisi bergerak sendiri kiranya kita tidak mempunyai kekuatan yang sempurna, kecuali kita libatkan masyarakat untuk melawan narkoba,” ucapnya.
Diketahui, Jabar merupakan Provinsi pertama untuk dijadikan simulasi kegiatan antinarkoba. Setelah ini akan berlanjut merekerut kader pemuda di Jawa Tengah lalu di Jawa Timur.
“Karena kita masih mengambil tiga contoh dulu di Pulau Jawa,” katanya.
[Rianto Nudiansyah]