KAMIS, 23 JUNI 2016
BALIKPAPAN — Pertamina perkirakan lonjakan konsumsi premium di wilayah Kalimantan jelang hari raya Idul Fitri tahun 2016 mencapai 6 persen. Angka tersebut sama dengan tahun lalu.

General Manager Marketing Operation Region (MOR) VI PT Pertamina Kalimantan, M Irfan menjelaskan, dengan adanya kenaikan permintaan itu maka Pertamina menambah pasokan sebesar 40 persen dari hari normal.
“Peningkatan konsumsi premium itu akan lebih terlihat pada H-1 lebaran. Dan daerah mudik yang padat diantaranya Kalimantan Selatan dan barat,” terangnya saat konfrensi pers pasokan BBM selama lebaran, Rabu Sore (22/6/2016).
Adapun untuk LPG diperkirakan juga akan meningkat dari hari normal yang diperkirakan akan naik sebesar 5,6 persen.
Lanjut Irfan, untuk mengantisipasi ketersediaan pasokan BBM dan LPG tetap aman Pertamina membentuk satgas untuk memantau pasokan. Satgas ini akan ada di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) dan TBBM. Sedangkan SPBU yang buka 24 jam jelang lebaran dan selama lebaran sebanyak 41 SPBU di Kalimantan.

Apabila Premium dan LPG mengalami kenaikan permintaan, kondisi berbeda pada permintaan solar bersubsidi yang justru mengalami penurunan jelang lebaran.
“Konsumsi solar saat jelang lebaran menurun sekitar 7 persen pada H-6. Kebutuhan akan kembali normal pada H+1 setelah Idul Fitri,” tutupnya.
[Ferry Cahyanti]