BALIKPAPAN — Mengantisipasi beredarnya tiket palsu saat mudik pada transportasi laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Balikpapan akan terapkan pemeriksaan di loket faktur kontrol sistem Pelabuhan Semayang.
Menurut Kepala PT Pelni cabang Balikpapan, Firman Rachimin, hal itu dilakukan untuk memastikan kebenaran identitas pemilik tiket dan keberangkatan menggunakan armada kapal serta jadwal kapal sesuai yang ada di dalam tiket atau tidak.
“Bentuk antisipasi kita untuk mencegah tiket palsu. Pastinya untuk mengetahui identitas penumpang dengan benar sesuai jadwal keberangkatan,” ujarnya baru baru ini.
Diketahui, penerapan sistem tersebut maka dibuka loket faktur kontrol sistim didalam pelabuhan. Sehingga setiap penumpang yang melakukan keberangkatan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan tiket dengan cara di scener.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan mengatakan akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan pelayaran yang menjual tiket palsu. Karena menjual tiket palsu sudah masuk ranah pidana umum.