

Hal demikian dibenarkan oleh Kepala Desa Ngalang, Kadri. Dikatakan, dengan jumlah 3.000 Kepala Keluarga di seluruh Desa Ngalang, mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh harian lepas. “Karena itu, di desa kami memang masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan”, ungkapnya.
