SELASA, 3 MEI 2016
SUMENEP — Dalam rangka meningkatkan keterampilan siswa dibidang ilmu fisika, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar lomba robot hidrolik.

Di era yang semakin maju, bakat dan kemampuan siswa memang harus selalu ditingkatkan. Melalui lomba merakit robot akan dapat memupuk keinginan siswa untuk berkreasi. Kedepan para siswa memang harus dibekali lebih banyak teori, agar dapat menghasilkan kreasi yang lebih baik.
“Acara ini digelar dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan siswa membuat robot, sehingga nantinya para siswa memiliki kesempatan untuk bisa mengikuti lomba di ajang yang lebih tinggi, seperti tingkat nasional,” kata Hermono Prayudi Anggoro, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kabupaten Sumenep, Selasa (3/5/2016).
Disebutkan, bahwa untuk memberikan pelatihan membuat robot bagi para siswa yang ada di sekolah tersebut, pihaknya bekerjasama dengan salah satu perguruan tinggi yang ada di Surabaya. Sehingga siswa itu bisa benar-benar serius dalam menyalurkan bakat serta kemampuannya di bidang ilmu fisika.

“Jadi para siswa ini terus dilatih agar bisa membuat robot-robot yang baru, agar hasil kreasinya nantinya mampu bersaing dengan hasil kreasi siswa yang ada di luar daerah. Karena jika tidak selalu ditingkatkan, mereka akan ketinggalan inovasi baru,” jelasnya.
Kontes robot hidrolik yang terbuka bagi para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di daerah ini merupakan pembelajaran aplikasi teori dari pelajaran fisika yang sudah diperoleh di bangku sekolah. Karena ketika mereka nanti sudah lulus ilmu tersebut bisa diaplikasikan dilingkungan masyarakat dimana ia tinggal.
Untuk membuat robot hidrolik, para siswa menggunakan bahan yang cukup sederhana, yaitu, stik es krim, lem tembak, tusuk gigi, alat suntik dan selang. Sedangkan peserta masing-masing terdiri dua orang diberi waktu selama dua jam, untuk menyelesaikan perakitan robot miniatur kendaraan, sebagai alat evakuasi berbagai kendala yang terjadi di masyarakat.

Setelah robot selesai dirakit, para peserta mempresentasikan serta menjalankan robot tersebut sesuai fungsinya dengan menggunakan remot kontrol yang dikendalikan oleh masing-masing pemilik. Sehingga ketangkasan robot akan diketahui sempurna tidaknya perakitan yang telah dilakukan oleh siswa tersebut.
“Membuat robot hidrolik tidak semudah yang dibayangkan, selain mengatur keseimbangan dan kekuatan badan robot, kita juga harus mampu mengatur pergerakannya. Agar robot tersebut dapat berjalan sesuai dengan fungsi dari yang telah kita inginkan,” terang Moh. Irfan, salah satu siswa peserta kontes robot hidrolik kepada Cendana News. (M. Fahrul)